Tanjung Emas Jadi Pelabuhan Hortikultura, Tinggal Tunggu Persetujuan Menteri

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajukan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi pelabuhan hortikultura untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas pertanian di Jawa Tengah.
Gagasan itu, menurut Ganjar, sudah disampaikan ke kementerian agak lama dan saat ini tinggal menunggu persetujuan dari menteri.
“Saya sudah menulis surat agak lama sih, kok tidak turun-turun. Kebetulan tadi bertemu Pak Menteri, saya minta agar pelabuhan Semarang ini dijadikan pelabuhan hortikultura. Tinggal tunggu tanda tangan dari menteri,” kata Ganjar usai mengikuti acara pelepasan ekspor komoditas pertanian Provinsi Jawa Tengah di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (14/8).
Jika upaya Gubernur Ganjar terealisasi atau sudah disetujui kementerian, maka Pelabuhan Tanjung Emas bisa digunakan untuk aktivitas ekspor produk pertanian.
“Dengan cara itu harapan kita nanti produk pertanian kita bisa diekspor dari sini,” tuturnya.
Ganjar menambahkan, pihaknya masih berharap agar bisa melakukan ekstensi atau pelebaran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Itu diperlukan agar optimalisasi pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi lebih tinggi. Termasuk dalam upaya mendukung kawasan industri di Kendal.
“Ketika di Kendal nanti industrinya sudah jalan, maka yang terdekat adalah di sini karena kita juga sedang nego pelabuhan di sana, kalau belum bisa terjadi (di Kendal) maka di sini musti segera bisa,” kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, pihaknya juga merasa senang dengan tidak adanya praktik preman-preman. “Saya tadi sudah cek ke pengelola, customer, termasuk Pelindo juga, ada tidak preman-preman yang minta tips, ternyata tidak ada karena sudah dikontrol dengan sistem. Jadi tidak ada lagi, istilah kawan-kawan, tidak ada silaturahmi antar-orang,” pungkasnya. (is)




















