Polda Jateng Lakukan Pengecekan Stok Obat dan Ketersediaan Oksigen

SEMARANG (Awal.id) – Polda Jawa Tengah melakukan pengecekan stok obat Covid-19 dan ketersediaan serta penyaluran oksigen untuk medis di pedagang besar farmasi maupun apotek di sekitar Jawa Tengah.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy mengatakan stok oksigen liquid di lima distributor besar di wilayah Jateng hanya tersedia 209 ton, sedangkan permintaan oksigen rumah sakit yang diajukan ke salah satu distributor sebanyak 504,3 ton.
“Berdasarkan dari pendataan ada selisih kekurangan oksigen sekitar 295,3 ton,” papar Iqbal.
Selain itu, lanjut Iqbal, melalui Dit Reskrimsus melakukan pengecekan ketersediaan obat Covid-19 yang kosong di perusahaan farmasi di Kawasan Industri Candi Blok V No. 29 Ngaliyan, Semarang. Hal ini juga dilakukan secara serentak di wilayah Banyumas, Pati, Surakarta, dan Kedu, namun demikian harga masih sesuai Harga Ecer Tertinggi (HET).
“Obat COVID-19 jenis Azithromycin 500 miligram masih ditemukan di wilayah Pekalongan. Tidak semua obat-obatan COVID-19 dijual di apotek dan tetap harus menggunakan resep dari dokter,” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, hampir keseluruhan apotek di wilayah Jawa Tengah kekurangan obat-obatan penanganan COVID-19 atau stok kosong.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat apabila ada yang melakukan penyimpangan atau penimbunan obat. Pihak Kepolisian tidak segan-segan menindak tegas oknum-oknum yang memanfaatkan situasi COVID-19 di wilayah Jawa Tengah.



















