Besok Jokowi Lantik Andi Widjajanto sebagai Gubernur Lemhannas

JAKARTA (Awal.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Andi Widjajanto menjadi Gubernur Lemhannas, Senin (21/2) besok. Andi menggantikan Agus Widjojo yang ditunjuk menjadi Duta Besar RI untuk Filipina.
Andi merupakan alumnus FISIP UI. Dia dikenal sebagai pengamat pertahanan. Sebelum ditunjuk menjadi Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto adalah penasihat senior Kantor Staf Kepresidenan. Dia diangkat sebagai penasihat senior per 4 Februari 2020.
Kepastian mengenai pelantikan Andi, disampaikan Plt Gubernur Lemhanas, Marsekal Madya Wieko Syofyan, kepada wartawan, Minggu (20/2).
“Sudah dapat undangannya untuk pelantikan Gubernur Lemhannas yang baru besok di Istana,” kata Wieko
Dia pernah mengenyam pendidikan master di Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat. Putra dari politikus senior PDIP, Theo Syafei itu beberapa kali juga diajak untuk menjadi anggota Task Force Pusat Studi Pemerintah Daerah (LOGOS) serta Task Force for Defense White Paper SESKO TNI AD.
Andi pernah menjadi salah satu anggota Timses Jokowi dalam Pemilu 2014. Tim itu ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan disetujui oleh Jokowi. Masukan-masukan Andi berhasil menyukseskan Jokowi hingga terpilih menjadi presiden.
Andi pernah menduduki posisi strategis, yakni Deputi Kepala Staf Kantor Transisi yang mengurusi isu pertahanan, keamanan dan struktur kabinet Jokowi-JK.
Pada Oktober 2014, Jokowi kemudian menunjuk Andi Widjajanto sebagai sekretaris kabinet, meski berlangsung hanya satu tahun.
Ketika Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet pada tahun 2015, Andi termasuk yang diganti. Dia ikut kena reshuffle bersama 5 menteri lainnya yakni Tedjo Edhy dari posisi Menko Polhukam, Sofyan Djalil dari posisi Menko Perekonomian, Andrinof Chaniago dari posisi Kepala Bappenas, Rachmat Gobel dari posisi Menteri Perdagangan, dan Indroyono Soesilo dari posisi Menko Maritim. (is)



















