Di Hadapan Gubernur Sumbar, Ganjar Beberkan Cara Tangani Kemiskinan

Gubernur Jateng,  Ganjar Pranowo memaparkan program pengentasan kemiskinan kepada rombongan Pemprov Sumbar yang dipimpin Gubernur Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Jateng,  Ganjar Pranowo memaparkan program pengentasan kemiskinan kepada rombongan Pemprov Sumbar yang dipimpin Gubernur Mahyeldi Ansharullah

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, persoalan kemiskinan memang menjadi momok setiap kepala daerah selama pandemi. Di Jateng saja, lanjut dia, angka kemiskinan naik tajam periode September 2019.

Hal itu di sampaikan Gubernur Ganjar di hadapan rombongan pejabat Pemprov Sumatra Barat (Sumbar) yang dipimpin Gubernur Mahyeldi Ansharullah.

Gubernur Sumbar dan rombongan sengaja datang ke Jateng dan menemui Ganjar untuk belajar cara pengentasan kemiskinan yang meningkat tajam akibat pandemi.

Baca Juga:  Menunggu Persaingan Khofifah-Yenny Wahid Merebut Suara Nahdliyin Jatim

Dengan menghadirkan beberapa kepala dinas, Ganjar pun memberi paparan beberapa cara yang sudah dilakukannya untuk masyarakat miskin Jawa Tengah

“Pak Wapres beberapa waktu lalu datang ke Jateng dan meminta kita menyelesaikan kemiskinan ekstrem hanya dalam waktu tiga bulan. Ada lima kabupaten yang menjadi pilot project, dan dari pusat hanya diberi top up sebesar Rp300 ribu. Saya katakan, itu kurang, karena rumahnya harus layak, ada fasilitas air bersih, listrik dan lain yang harus dipenuhi sebagai pemenuhan indikator,” jelasnya, Kamis (27/1).

Baca Juga:  Cerita Pasappu, Ukiran dan Kerinduan Warga Toraja Kepada Ganjar

Untuk itu, pihaknya menggenjot pengentasan kemiskinan dengan berbagai program. Di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan fasilitas air bersih, jamban, listrik dan lainnya.

“Kami tidak bisa kalau hanya menggunakan APBD, makanya kami optimalkan CSR, Baznas serta filantropi. Di Jateng ini kami wajibkan satu OPD mendampingi satu desa binaan dan menyelesaikan kemiskinan di sana,” jelasnya.

Selain itu, program-program lain juga digenjot seperti membuat fasilitas pendidikan gratis bagi siswa miskin dengan SMK Jateng. Dengan peningkatan pendidikan itu, diharapkan anak-anak miskin bisa memperbaiki kehidupan ekonomi keluarganya.

Baca Juga:  Kajati Jateng Sosialisasikan Program Rumah Murah Cluster Adhyaksa Semarang

“Kami juga berikan pendampingan pada UMKM, pengembangan desa wisata untuk menggairahkan ekonomi di pedesaan serta kegiatan-kegiatan lain. Intinya menyelesaikan kemiskinan itu tidak hanya satu faktor, namun banyak faktor yang harus digarap secara bersama-sama,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *