PB HMI Luncurkan Grand Launching Duta Siber, Jadikan Masyarakat Indonesia Melek Digital

JAKARTA (Awal.id)  – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB -HMI) Bidang Infokom, Bidang PTKP dan Bidang Pemberdayaan Ummat menggelar kegiatan Grand Lauching Duta Siber, di Aula Perpusnas RI, Selasa (19/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum PB HMI, Raihan Ariatama.

Kegiatan tersebut diinisiasikan sebagai bentuk dalam menanggapi berbagai macam ancaman terhadap disintegrasi bangsa yang diakibatkan oleh rendahnya literasi digital masyarakat.

Duta siber adalah program yang dirancang oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB -HMI) dengan inisiatif dari kolaborasi tiga bidang pengurus besar himpunan mahsiswa islam (PB HMI) di antaranya Bidang Informasi dan komunikasi, Bidang PTKP dan Bidang PU PB HMI. Keberadaan Duta Siber ini untuk mendorong terwujudnya program duta siber sebagai jawaban dari beberapa persoalan bangsa indonesia di era 4.0 saat ini.

Dalam sela-sela kegiatan Grand Launching berlangsung juga turut dilakukan penandatangan Dukungan Deklarasi Duta Siber yang melibatkan pihak Mabes Polri, PT Telkom, PB-HMI, serta beberapa instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Bank Jateng Dukung Pendapatan Daerah Melalui Penerimaan Pajak

Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber Barekrim Polri Kombes Pol Himawan Bayu Aji SH MH SIK, Operational Senior Manager pada Cybersecurity Operation Center PT Telkom, Elisabeth Damayanti, Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama, dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Semuel Abrijani Pengerapan ikut mengisi acara secara virtual.

Kabid Infokom PB HMI, Firman Kurniawa Said mengatakan, Program Duta Siber yang digagas dari  kolaborasi tiga bidang tersebut, yakni bidang informasi dan komunikasi (Infokom), bidang pemberdayaan umat (PU), dan bidang perguruan tinggi, kemahasiswaan dan kepemudaan (PTKP) murni atas dasar keresahan PB HMI yang dihimpun oleh segenap kader muda intelektual mahasiswa diberbagai kampus se-Indonesia terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang masih kurang memanfaatkan peluang digitalisasi sebagai sesuatu yang dapat meningkatkan produktivitas melalui ekonomi kreatif digital.

Baca Juga:  Tembus Pasar Ekspor, Batik Identix Dapat Pujian Pemprov dan Kadin Kalsel

Selain itu, lanjut dia, program ini juga dibuat untuk menjadikan masyarakat Indonesia melek digital. Sebab, masih banyak masyarakat kita yang mudah terprovokasi dengan informasi hoaks, ujaran kebencian serta terpapar radikalisme di media sosial.

Alasannya, mengingat Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia.

Data terbaru dari Hootsuite menjelaskan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202, 6 juta jiwa pada awal tahun 2021, atau meningkat 15,5 persen jika dibandingkan dengan Januari 2020 lalu.

Saat ini total jumlah penduduk Indonesia sendiri adalah 274,9 juta jiwa, yang berarti penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 73,7 persen dari total penduduk. Adapun aktivitas berinternet yang paling digemari oleh pengguna internet Indonesia adalah menggunakan media sosial. Saat ini, ada 170 juta jiwa orang Indonesia yang merupakan pengguna aktif media sosial dengan rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 14 menit di platform media sosial.

Baca Juga:  Usung Konsep Merdeka Belajar, Ganjar Apresiasi UKSW

Dia berharap program ini diharapkan mampu melahirkan komunitas yang dapat membangun SDM berbasis keterampilan digital yang ikut serta mengkampanyekan literasi digital, dan juga mampu menjadi sumber informasi dan mengedukasi masyarakat sampai lini terkecil.

Pada tahap awal workshop akan dilaksanakan di 20 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia berdasarkan jumlan Badan Koordinasi yang dimiliki oleh HMI. Selanjutnya pasca kelas Duta Siber di masing-masing wilayah tersebut akan bergerak sesuai dengan rencana tindak lanjut (RTL) yang mereka tentukan.

Adapun fokus dari Duta Siber ini menyangkut tiga hal utama, di antaranya,  Digital Skills, Digital Culture, Digital Ethics.

“Semua hal telah kita persiapkan untuk program Duta Siber ini, Alhamdulillah program DutaSiber telah kita luncurkan hari ini, untuk ke depannya kita akan segera melanjutkan dengan kelas Duta Siber di 20 titik se-Indonesia,” tandasnya. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *