Tim Fakultas Hukum Undip Juarai Constitutional Law Festival UB 2021
SEMARANG (Awal.id) – Tim mahasiswa Fakultas (FH) Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tampil sebagai juara Kompetisi Perancangan Undang-undang Constitutional Law Festival yang digelar di Univeristas Brawijaya, Malang, Kamis (23/9).
Tim FH Undip yang berhasil meraih prestasi nasional di Festival Hukum Tata Negara tersebut terdiri Salsabila Rahma Az Zahro, Reinaldi Haganta Sebayang, Neni Nurjanah, Hanif Alfattah dan Arsari Putri Pertiwi.
Kompetisi Perancangan Undang-undang atau (legislative drafting) merupakan teknik perancangan peraturan perundang-undangan dalam lingkup suatu institusi privat. Prestasi best paper ini didapatkan setelah melalui tahapan pembuatan, pengumpulan naskah akademik dan undang-undang, serta presentasi hasil berkas.
“Kami merasa senang dan bangga dapat meraih gelar juara 1 lomba Perancangan Undang-undang dan Best Paper. Setidaknya kami bisa mengibarkan panji-panji Universitas Diponegoro yang tercinta,” kata Salsabila, salah satu perwakilan tim FH Undip di Constitutional Law Festival Universitas Brawijaya 2021 seusai kompetisi.
Menurut Salsabila, kompetisi ini sangat sulit, karena membutuhkan kerja sama yang baik anggota antartim. Namun, tingkat kesulitan itu dapat diantisipasi, sehingga tim FH Undip bisa meraih posisi terhormat.
“Rasa bersyukur, dan semua jerih payah serta doa yang kami panjatkan ternyata membuahkan hasil yang memuaskan. Kami mendapatkan banyak ilmu serta pengalaman dari ajang kompetisi ini, sehingga bisa menyalurkan pengetahuannya kepada generasi selanjutnya,” tambah Salsabila.
Dia mengatakan untuk mempersiapkan tim secara matang ke kompetisi ini memang tidak semudah membalikkan tangan. Tim membutuhkan kerja keras dengan mengumpulkan banyak topik dan permasalahan untuk dibahas dan dirumuskan dalam naskah akademik dan rancangan undang-undang.
Selanjutnya, kata Salsabila, topik dan makalah itu harus dikonsultasikan kepada dosen pembimbing, yakni Prof Lita Tyesta. Tim juga melakukan banyak riset secara intens dipandu beberapa dosen hukum adat seperti Dr Sukirno dan Dr Triyono. Hasil dari riset kemudian dikonsultasikan lagi, sampai kemudian disampaikan ke Dosen Hukum Adat FH Universitas Jember, Prof Dominikus Rato.
“Setelah melakukan riset dan berkonsultasi ke beberapa dosen, baru kami melakukan brain storming dan diskusi bersama tim untuk pembuatan naskah akademik dan rancangan undang-undang. Waktu kami hanya 30 hari untuk bisa menyelesaikan semua itu,” ungkap Hanif Alfattah yang juga anggota tim FH Undip di Constitutional Law Festival Universitas Brawijaya 2021.
Presentasi
Sebelum itu para anggota tim FH Undip di Constitutional Law Festival Universitas Brawijaya 2021 mempersiapkan materi presentasi dan penyempurnaan rancangan. Mereka juga mempersiapkan argumen atau kisi-kisi untuk menjawab pertanyaan yang kemungkinan akan muncul.
Hanif mengakui peran universitas dan fakultas memberikan banyak dampak positif untuk tim FH Undip di Constitutional Law Festival Universitas Brawijaya 2021. Situasi kampus sebagai milieu akademik, adanya para dosen yang handal dan memiliki kapasitas yang tidak diragukan, serta perhatian para pimpinan menjadi kontribusi penting.
“Selain itu kami memiliki pembimbing yang kompatibel dalam bidangnya dan memberikan banyak informasi yang dapat membantu kami dalam perumusan berkas perlombaan. Hasilnya kami menjadi yang terbaik,” ujar Hanif Tim FH Undip di Constitutional Law Festival Universitas Brawijaya 2021.
Mahasiswa semester tiga itu mengatakan kompetisi merupakan ajang bertumbuh dan berkembang demi menciptakan generasi hukum yang andal dan berkualitas.
Dia mengajak seluruh mahasiswa FH Undip agar berani mencoba berkompetisi, sehingga bisa berprestasi dan membanggakan nama Universitas Diponegoro.
”Dengan mengikuti kompetisi, kita bisa mengembangkan pemikiran secara kritis dan bisa menciptakan suatu produk unggul yang dapat berguna bagi masyarakat,” ujar Hanif
Pernyataan bangga atas prestasi yang diraih para mahasiswa hukum disampaikan juga oleh Dekan Fakultas Hukum Undip Prof Dr Retno Saraswati SH MHum.
“Saya sangat bangga, semoga dengan adanya prestasi ini dapat memicu mahasiswa Fakultas Hukum Undip lainnya untuk meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Prof Retno. (*)



















