Tuntas dengan 18 Medali! Panahan Kota Semarang Buktikan Hasil di Porprov Jateng 2026

KENDAL (Awall.id) – Tim panahan Kota Semarang menutup perjuangannya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 dengan tambahan tiga medali dari nomor beregu campuran (mixed team).

Tambahan tersebut mengantarkan cabang olahraga (cabor) panahan Kota Semarang mengoleksi total 18 medali, terdiri atas 9 emas, 6 perak, dan 3 perunggu.

Pada pertandingan terakhir, Kota Semarang berhasil menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perak.

Medali emas diraih pasangan Habibah Arina Qonita dan Asadel Athariandi Kusuma dari nomor Compound Mixed Team.

Sementara itu, dua medali perak masing-masing dipersembahkan Nailah Sekar Rainaningsih dan Nayaka Azka Widyatno dari nomor Nasional Mixed Team, serta Shafira Nurin Najwa dan Malik Adzka Abdurrahman dari nomor Recurve Mixed Team.

Tambahan tiga medali tersebut sekaligus menjadi penutup perjuangan atlet panahan Kota Semarang dalam kompetisi Porprov Jateng 2026.

Sebelumnya, para pemanah Kota Semarang juga telah menunjukkan performa konsisten di sejumlah nomor pertandingan.

Sembilan medali emas Kota Semarang dipersembahkan oleh Fathiyya Erista Maharani dari nomor Total Sesi Recurve Putri, Kenzie Atifa Argani dari Total Sesi Nasional Putra dan Nasional Putra, serta Malik Adzka Abdurrahman dari Recurve Men.

Baca Juga:  PSIS Gelar Goes To School di SMK 7 Semarang

Selain itu, emas juga diraih tim Recurve Women yang diperkuat Fathiyya Erista Maharani, Lintang Ayoedya Koeswono, dan Shafira Nurin Najwa.

Tim Recurve Men yang diperkuat Hanif Mubarak Abdurrahman, Malik Adzka Abdurrahman, dan Muhammad Yasin Abdurrahman turut menyumbangkan emas.

Kemudian, tim Compound Putra yang terdiri atas Asadel Atharianfi Kusuma, Dzikri Rajendra Juananda, dan Muhammad Ustman Alfatih, serta tim Nasional Putra yang diperkuat Kenzie Atifa Argani, Nayaka Azka Widyanto, dan Ashraf Khairul Azzam juga berhasil naik podium tertinggi.

Sementara itu, enam medali perak sebelumnya disumbangkan Shafira Nurin Najwa, Fathiyya Erista Maharani, tim Compound Putri yang diperkuat Faras Nazhifa Ardiansyah, Habibah Arina Qonita, dan Haliyah Aulia Abdillah, serta Nayaka Azka Widyanto.

Adapun tiga medali perunggu diraih Habibah Arina Qonita, Nailah Sekar Rainaningsih, dan Lintang Ayoedya Koesworo dari nomor pertandingan masing-masing.

Sekretaris Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Semarang, Mufid, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian para atlet. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet serta soliditas tim selama menjalani persiapan hingga pertandingan terakhir.

Baca Juga:  USM Lolos 8 Besar Piala Askot PSSI Kota Semarang

“Alhamdulillah, kami tim panahan Kota Semarang bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat luar biasa. Tim juga sangat solid dan anak-anak berjuang dengan keras serta sungguh-sungguh sampai anak panah terakhir,” ujar Mufid, Jumat (30/10).

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan yang dilakukan secara terarah. Evaluasi dari babak kualifikasi Porprov menjadi salah satu bahan penting untuk meningkatkan performa atlet selama menjalani pemusatan latihan atau training center (TC).

“Kami memang sangat fokus mempersiapkan anak-anak. Mulai dari babak kualifikasi Porprov, banyak catatan yang kami perbaiki saat TC menjelang Porprov,” jelasnya.

Meski berhasil mengumpulkan banyak medali, Mufid menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak boleh berhenti setelah kompetisi berakhir. Para atlet tetap diminta menjaga kondisi fisik, pola makan, serta asupan nutrisi agar performa mereka tidak mengalami penurunan.

Menurutnya, kedisiplinan di luar arena pertandingan juga menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi prestasi.

Baca Juga:  Rektor USM: Perkembangan AI Tak Bisa Ditolak dan Jadi Tantangan

“Evaluasinya, kami tetap meminta anak-anak menjaga fisik dan asupan yang masuk ke dalam tubuh. Jangan jajan sembarangan karena bisa memengaruhi performa anak-anak,” tambahnya.

Setelah Porprov, para atlet memang akan diberikan waktu istirahat sejenak. Namun, mereka diminta kembali menjalani latihan secara bertahap untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya.

Mufid menyebut, setelah Porprov, para atlet akan diberikan waktu istirahat sejenak. Namun, mereka diminta kembali menjalani latihan secara bertahap untuk menjaga konsistensi prestasi dan mempersiapkan diri menghadapi agenda kompetisi berikutnya.

Mufid menyebut, sejumlah atlet Kota Semarang berpeluang mendapatkan panggilan untuk mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

“Setelah Porprov, anak-anak akan istirahat sebentar. Tetapi setelah itu harus segera berlatih kembali karena insyaallah banyak yang mendapat panggilan Pelatda,” ungkapnya.

Ke depan, tim panahan Kota Semarang akan terus memperkuat pembinaan dan menjaga performa atlet. Raihan 18 medali di Porprov Jateng 2026 diharapkan menjadi modal penting untuk mempertahankan prestasi sekaligus membuka peluang meraih hasil lebih baik di tingkat yang lebih tinggi.***

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *