Semarang Tumbang dari Demak, Peluang Lolos di Porprov Jateng 2026 Masih Terbuka
SEMARANG (Awall.id) – Kota Semarang harus mengakui keunggulan Kabupaten Demak pada laga perdana cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Bermain di Stadion Citarum, Kamis (22/10/2026) sore, tuan rumah kalah tipis 1-2.
Meski gagal mengamankan poin pada pertandingan pembuka, peluang Kota Semarang untuk melaju ke fase berikutnya masih terbuka. Tim asuhan Mohamad Dofir kini dituntut bangkit dan memaksimalkan dua pertandingan tersisa di Grup A.
Demak unggul lebih dulu melalui Andrean Maulana pada menit ke-19, sebelum Hibatullah Abishta menggandakan keunggulan menjelang turun minum pada menit ke-44. Kota Semarang sempat membalas melalui Muhammad Fachri Hidayat, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir.
Kota Semarang berupaya mengembangkan permainan dan mencari celah di pertahanan lawan. Namun, solidnya barisan pertahanan Demak membuat sejumlah peluang tuan rumah belum berbuah hasil maksimal.
Pertandingan semakin ketat pada babak kedua. Tingginya tensi persaingan membuat wasit Fero Arsanto mengeluarkan dua kartu merah pada menit ke-73, masing-masing untuk Moreno Pradipta dari Kota Semarang dan Ahmad Yazid Maulana dari Kabupaten Demak.
Pelatih Kota Semarang, Mohamad Dofir, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk mendapatkan hasil lebih baik. Namun, pengendalian emosi menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi setelah pertandingan tersebut.
Dofir mengaku telah mengingatkan para pemain untuk tetap tenang menghadapi tekanan lawan, terlebih kedua tim sebelumnya sudah pernah bertemu dalam laga uji coba.
“Kami punya banyak peluang, tapi apa yang saya takutkan pada saat lawan Demak itu, sisi emosional anak-anak. Pasti diganggu, makanya dalam beberapa hari ini saya sudah ingatkan ke pemain,” kata Dofir.
Ia menegaskan, timnya tidak boleh larut dalam kekalahan karena masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi di Grup A. Kota Semarang selanjutnya akan menghadapi Kabupaten Kudus dan Kota Surakarta.
“Kami masih ada dua pertandingan tentu masih ada kans untuk lolos. Namun saya sayangkan ada pemain yang harus absen karena kartu merah, ini yang membuat kami perlu berhitung lagi,” ujarnya.
Absennya pemain akibat kartu merah menjadi pekerjaan tambahan bagi tim pelatih dalam menyiapkan komposisi tim. Meski demikian, Kota Semarang tetap memiliki kesempatan menjaga asa melangkah ke babak berikutnya dengan meraih hasil maksimal pada dua laga tersisa.
Sementara itu, pelatih Kabupaten Demak, Idrus Gunawan, mengaku bersyukur timnya mampu meraih kemenangan atas tuan rumah. Ia menyebut hasil tersebut melampaui target awal yang hanya mengincar hasil imbang.
Idrus mengakui Kota Semarang merupakan salah satu kekuatan sepak bola di Jawa Tengah. Karena itu, ia meminta anak asuhnya tampil solid dan tidak gentar menghadapi tekanan tuan rumah.
“Untuk perjuangan anak-anak sore ini tidak mudah karena pemain Kota Semarang menjadi barometer di Jawa Tengah. Tapi kami coba punya tim yang solid, ngeyel, tidak berharap menang justru kami berharap draw di sini,” kata Idrus.
Terkait insiden pada babak kedua, Idrus juga menyampaikan permohonan maaf atas pelanggaran yang dilakukan pemainnya dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi tim Demak.
“Kalau ada insiden yang dianggap kurang fair kami minta maaf. Ini menjadi evaluasi kami juga,” ujarnya.
Persaingan Ketat Sejak Laga Perdana
Sejumlah pertandingan perdana sepak bola Porprov Jateng XVII 2026 juga berlangsung ketat. Kota Surakarta bermain imbang 1-1 melawan Kabupaten Kudus di Stadion Undip.
Hasil imbang lainnya terjadi di Lapangan Terang Bangsa, saat Kabupaten Karanganyar bermain 2-2 melawan Kabupaten Kendal.
Sementara itu, Kabupaten Banyumas meraih kemenangan 3-1 atas Kabupaten Pemalang di Lapangan POJ City.
Hasil pertandingan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antarkontingen sejak laga pembuka. Bagi Kota Semarang, fokus kini tertuju pada dua pertandingan berikutnya demi menjaga peluang melangkah lebih jauh di Porprov Jateng XVII 2026.



















