Komunitas Batik USM Kenalkan Batik ke Mahasiswa

Kegiatan membatik dengan teknik canting di atas kanvas diselenggarakan Komunitas Batik Nusawave USM di Taman FTIK USM, pada 18 November 2025

SEMARANG (Awall.id) – Komunitas Batik Nusawave USM menyelenggarakan kegiatan membatik dengan teknik canting di atas kanvas di Taman FTIK USM, pada 18 November 2025.

Ketua Komunitas Batik Nusawave USM, Almira Lathiifa mengatakan, tujuan kegiatan untuk memperkenalkan batik secara lebih kreatif kepada generasi muda dan mahasiswa.

Dia berharap, banyak generasi muda yang menyukai membatik canvas.

”Antusias peserta cukup tinggi. Kami berharap, komunitas ini bisa semakin maju dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus melestarikan batik,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti 15 mahasiswa itu dihadiri dosen pendampingan RR. B. Natalia Sari Pujiastuti SPsi MSi.

Almira mengatakan, selama kegiatan, peserta diajak langsung untuk terlibat dalam proses membatik yaitu mengaplikasikan canting berisi malam panas di atas kanvas.

Baca Juga:  Hadiri Haflah Khataman Akhirussanah, Iswar : "Sandal" Akan Membuat Sejarah Baru di Kota Semarang

Pemilihan media kanvas menjadi bentuk inovasi agar batik tidak hanya identik dengan kain panjang, tetapi hadir sebagai karya modern yang dapat dipamerkan di berbagai ruang.

Dia mengatakan, kegiatan ini bermula dari keinginannya untuk memperkenalkan budaya batik kepada mahasiswa hingga akhirnya terbentuklah Komunitas Batik Nusawave.

”Antusias peserta cukup tinggi. Kami berharap, komunitas ini bisa semakin maju dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus melestarikan batik,” ujarnya.

Selain membatik, katanya, peserta juga mengikuti sesi mewarnai dan berkesempatan mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Komunitas Batik Nusawave berharap program ini dapat berkelanjutan sehingga mampu mendukung upaya pelestarian budaya melalui pendekatan seni yang atraktif dan kreatif.

”Seru banget kegiatannya, dapet pengalaman baru dan asik banget bisa ngebatik bareng temen-temen,” ujar Adelia, mahasiswi Ilmu Komunikasi USM.

Baca Juga:  Ganjar Ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin, Pendiri Kesultanan Banten

Ketua Komunitas Batik Nusawave USM, Almira Lathiifa mengatakan, tujuan kegiatan untuk memperkenalkan batik secara lebih kreatif kepada generasi muda dan mahasiswa.

Dia berharap, banyak generasi muda yang menyukai membatik canvas.

”Antusias peserta cukup tinggi. Kami berharap, komunitas ini bisa semakin maju dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus melestarikan batik,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti 15 mahasiswa itu dihadiri dosen pendampingan RR. B. Natalia Sari Pujiastuti SPsi MSi.

Almira mengatakan, selama kegiatan, peserta diajak langsung untuk terlibat dalam proses membatik yaitu mengaplikasikan canting berisi malam panas di atas kanvas.

Pemilihan media kanvas menjadi bentuk inovasi agar batik tidak hanya identik dengan kain panjang, tetapi hadir sebagai karya modern yang dapat dipamerkan di berbagai ruang.

Baca Juga:  LPPM USM Dorong UMKM di Kampung Tematik TEDUH Nongkosawit Naik Kelas

Dia mengatakan, kegiatan ini bermula dari keinginannya untuk memperkenalkan budaya batik kepada mahasiswa hingga akhirnya terbentuklah Komunitas Batik Nusawave.

”Antusias peserta cukup tinggi. Kami berharap, komunitas ini bisa semakin maju dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus melestarikan batik,” ujarnya.

Selain membatik, katanya, peserta juga mengikuti sesi mewarnai dan berkesempatan mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Komunitas Batik Nusawave berharap program ini dapat berkelanjutan sehingga mampu mendukung upaya pelestarian budaya melalui pendekatan seni yang atraktif dan kreatif.

”Seru banget kegiatannya, dapet pengalaman baru dan asik banget bisa ngebatik bareng temen-temen,” ujar Adelia, mahasiswi Ilmu Komunikasi USM.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *