Teliti Mitigasi Risiko Audit, Saifudin Raih Doktor di UNDIP

Saifudin, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), meraih gelar doktor ekonomi konsentrasi akuntansi dalam Sidang Terbuka Program Studi Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip)

SEMARANG (Awall.id) – Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), Saifudin, berhasil meraih gelar doktor ekonomi konsentrasi akuntansi dalam Sidang Terbuka Program Studi Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip), di Pertamina Hall Gedung Dekanat Undip, baru-baru ini.

Hadir dalam sidang terbuka tersebut Rektor USM yang diwakili oleh Wakil Rektor II Dr Titin Winarti SKom MM dan Bendahara Yayasan Alumni Undip Dr Rr Dian Indriana Trilestari SE MSi Ak CA CRP beserta dosen-dosen di lingkungan FE USM dan Program Pascasarjana USM.

Baca Juga:  Kejati Jateng Siapkan Posko Pemilu Jelang Pilkada Serentak

Tim Penguji terdiri atas Ketua Prof Anis Chariri SE MCom PhD Akt, Sekretaris Prof Dr Indira Januarti SE MSi Akt (Promotor), dan anggota Prof Dr Theresia Dwi Hastuti SE MSi Akt CA CPA CGAA sebagai penguji eksternal, Prof Drs Tarmizi Achmad MBA PhD Akt, Dr Darsono SE MBA Akt , serta Dr Agus Purwanto SE MSi Akt (Co-Promotor).

Di hadapan Tim Penguji, Udin -panggilan akrab Saifudin, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ”Mitigasi Risiko Audit: Studi Eksperimental Pengujian Perilaku Auditor”.

Baca Juga:  JAM PIDSUS Tahan BS terkait Korupsi Penjualan Logam Mulia di Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 Antam

Dalam disertasinya, Udin menguraikan implementasi metode eksperimen dalam kasus mitigasi risiko audit untuk meng-eksplore perilaku audit 104 partisipan yang terdiri dari partner, manajer, staf senior dan staf yunior dari 55 Kantor Akuntan Publik di Indonesia.

Selain itu, Udin juga menguraikan implikasi dari mitigasi risiko audit untuk meningkatkan profesionalisme auditor.

”Kami berharap, dengan hasil ini, ilmu yang kami dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kami juga berharap, jejaring maupun kolaborasi dengan peneliti, instansi, serta industri dapat semakin luas,” ujarnya.

Baca Juga:  Meriahnya Sambutan Santri Ponpes Al-Azhar Kota Banjar, “Jokowi di Hati, Ganjar Dinanti”

Ujian kelayakan yang sebelumnya dilaksanakan pada 8 Januari 2025 membawa Saifudin memperoleh IPK 3,72 dengan masa studi 2 tahun 5 bulan 18 hari yang merupakan masa studi tercepat di angkatan masuk tahun 2022, juga membuahkan tiga artikel di Jurnal Terindeks Scopus, dan dua publikasi di Jurnal Nasional Bereputasi Sinta 2.

Keberhasilan tersebut menambah daftar dosen USM yang berhasil meraih gelar doktor di universitas terkemuka di Indonesia, sekaligus memperkuat kualitas akademik dan penelitian di lingkungan USM.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *