Bupati Kendal Dico Minta Percepatan Perbaikan Tanggul Jebol di Sungai Bodri

KENDAL (Awall.id) – Curah hujan tinggi mengakibatkan 11 Kecamatan di Kabupaten Kendal terdampak banjir, Selasa (21/1/2025).

Terdapat dua titik tanggul sungai Bodri jebol akibat tidak mampu menahan arus sungai yang deras sejak Senin malam kemarin.

Dampak dari jebolnya tanggul meluas hingga beberapa desa diantaranya Lanji, Kebonharjo, Bangunsari, Jambearum, Tambakrejo, Purwosari, dan Purin.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto, meninjau langsung korban terdampak banjir di wilayah Kecamatan Patebon, pihaknya melihat secara langsung kondisi warga yang berada di sekitar sungai Bodri.

Baca Juga:  Mudik Lebaran 1446 H, Ribuan Tiket Kereta Api dari Jakarta Ludes dalam Waktu Singkat

Desa Lanji yang menjadi salah satu titik jebolnya tanggul, pihaknya menyampaikan bahwa debit air yang cukup tinggi membuat tanggul tidak lagi mampu menahan arus sungai.

“Kita sudah langsung berkoordinasi dengan Provinsi karena ini wewenang dari Pusdataru. Kita juga akan berkolaborasi untuk memperbaiki segera tanggul ini,” kata Dico M Ganinduto.

Dico M Ganinduto memastikan kepada Dinsos Kendal agar terdistribusi dengan cepat dan merata. Pihaknya juga menyampaikan untuk melakukan pendataan lengkap kepada korban banjir baik yang mengungsi maupun tidak, sebagai langkah lain terkait beberapa tempat warga yang mulai penuh, Rumah Dinas (Rumdin) Bupati akan dijadikan sebagai tempat pengungsian.

Baca Juga:  Tekan Angka Stunting, Pemkot Semarang Beri Bantuan Makanan Bergizi Untuk Perangi Stunting

Sementara Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah mengatakan data sementara pengungsi sebanyak 617 warga dari berbagai desa terdampak.

“Pengungsi berada di 5 tempat yakni Masjid Bulugede, Masjid At Taqwa Kebonharjo, Masjid Donosari, aula kantor Dishub Kendal, SMA N 1 Pegandon dan MI NU Lanji,” tandasnya.(eko)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *