Prabowo: APBN Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

JAKARTA (Awall.id) – Presiden Terpilih Prabowo Subianto menghadiri acara Qatar Economic Forum di Doha, Qatar, Rabu.

Di forum itu,, Prabowo mendapat pertanyaan wartawan senior Haslinda Amin terkait program makan siang gratis seperti dilontarkannya pada kampanye Pilpres 2024 lalu.

Di hadapan para investor asing, praktisi ekonomi, dan perwakilan negara asing tersebut, Prabowo pun menjawab dengan tegas bahwa pihaknya yakin APBN mampu membiayai program-program prioritasnya, antara lain makan siang dan susu gratis untuk pelajar dan program perbaikan gizi untuk ibu hamil dan anak-anak.

Prabowo mengaku juga optimistis dia mampu menjaga defisit APBN tak lebih dari 3 persen saat mengalokasikan anggaran untuk program-program prioritasnya itu.

Baca Juga:  5 Hakim Tolak Gugatan Pilpres AMIN, 3 Hakim Dissenting Opinion

“Kami telah mempelajari ini. Kami telah menghitung angka-angkanya, dan kami percaya diri akan dapat mewujudkan itu,” kata Prabowo sebagaimana diikuti dari siaran langsung YouTube Bloomberg TV di Jakarta, yang dilansir Kompas.com.

Di Qatar, Prabowo tiba sejak Selasa (14/5), dan sehari setelahnya dia memenuhi undangan sebagai pembicara khusus sebagai presiden terpilih di Qatar Economic Forum.

Menurut Prabowo, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang tingkat rasio utang terhadap PDB-nya rendah. Prabowo juga menyebut Indonesia juga negara yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola fiskalnya.

“Ya tiga persen, tetapi angka tiga persen itu juga sesuatu yang arbitrer. Tidak banyak negara yang menetapkan batas itu, tetapi Indonesia negara yang punya tradisi untuk selalu berhati-hati dalam mengelola fiskalnya. Indonesia, saya pikir, merupakan salah satu negara yang tingkat rasio utang terhadap PDB-nya rendah di dunia. Dan, saat ini, saya pikir ini saatnya untuk lebih berani, tentunya dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Seminar Nasional Antiradikalisme di USM, Prof. Sudharto: Keragaman dan Kebhinekaan Jadi Kekuatan Bangsa Indonesia

Dia melanjutkan ada beberapa strategi untuk mengelola anggaran sehingga dapat digunakan dengan maksimal, termasuk untuk membiayai program makan siang gratis dan susu gratis.

“Kami menghitung itu, dan ada metode untuk refocusing dan mengurangi anggaran untuk program yang tidak esensial. Ini adalah soal efisiensi, tata kelola yang baik, pengaturan dan manajemen yang baik,” kata Prabowo.

Dia melanjutkan pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo telah menerapkan digitalisasi dan komputerisasi dalam berbagai layanan pemerintahan, termasuk juga untuk pengadaan. Prabowo pun bertekad untuk melanjutkan itu karena digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, serta menekan kebocoran anggaran.

Baca Juga:  71 Pegawai Imigrasi Soekarno-Hatta Dinonaktifkan Imbas Kasus Pungli terhadap WNA China

“Kami dapat menghemat banyak uang dengan memangkas yang tak perlu, dan ini akan berkontribusi pada pertumbuhan, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Jadi, ya kami sangat percaya diri,” kata Prabowo.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *