Mbah Kusmin, ”Wong Pinter” dari Pati

Mbah Kusmin, dengan keikhlasannya banyak membantu orang
Mbah Kusmin, dengan keikhlasannya banyak membantu orang

PATI (Awall.id) – Gunung Muria menyimpan banyak cerita, keunikan, peninggalan dan “kesaktian” para pendahulunya. Di sana ada makam Walisongo Raden Mas Said, yang terkenal dengan Kanjeng Sunan Muria.

Setiap hari banyak peziarah yang datang, apalagi pada hari hari tertentu para ziarah, baik memakai mobil sendiri, motor dan rombongan peziarah, membludak, ziarah di makam Kanjeng Sunan Muria.

Di lereng Gunung Muria, yang ikut wilayah Kabupaten Pati, di dekat perkebunan Teh Jollong dan Waduk Gunungrowo, ada sebuah desa yang cukup terkenal di sekitar Pati, bahkan sampai ke luar Jawa, karena keberadaan seorang ”Wong Pinter” yang dengan ikhlas membantu permasalahan apa saja dalam kehidupan.

Kota Pati disamping kota yang tentram damai dan makmur, juga banyak orang datang untuk mencari ”tombo” ketika ada yang sakit, atau punya keperluan yang sudah usaha ke sana ke sini tapi belum berhasil.

Di antara wong wong pinter yang ada di Pati, yang sudah teruji dan banyak menangani orang sakit, permasalah rumah tangga, pekerjaan, kepangkatan, sekolah, memanggil sukma di luar negeri, guna-guna, santet, teluh, pengasihan, jabatan, dan lain lain adalah Mbah Kusmin.

Orang memanggil Mbah Kusmin sebagai ”Wong Pinter” karena sudah banyak membantu dan teruji, dengan penampilan sederhana, ramah dan ikhlas membantu. Mbah Kusmin berdomisili di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jl Raya Guwo Gunungrowo RT 05 RW 03.

Ketika ditanya soal kemampuan membantu atau menolong banyak orang, mengurai masalah, menyembuhkan penyakit, dan yang dikehendaki orang datang bisa terlaksana, Mbah Kusmin selalu merendah, bahwa dia tidak bisa apa apa, semua atas izin yang maha kuasa, Gusti Allah.

Kemarin sebelum coblosan pemilihan legislatif juga banyak orang yang nyalon wakil rakyat minta bantuan Mbah Kusmin, apalagi saat pilihan kepala desa/lurah banyak yang minta ”suwuk” Mbah Kusmin.

Tetapi semua selalu dikembalikan kepada Yang Maha Menghendaki. Begitulah jika Mbah Kusmin ditanya soal kemampuannya menolong orang lain. Dengan doa-doanya, Mbah Kusmin mengaku hanya perantara lewat doa.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *