Ketum PBNU Sentil Cak Imin yang Ragukan Ke-NU-an Khofifah

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf

SURABAYA (Awall.id) – Pernyataan cawapres nomor urut 01 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang meragukan ke-NU-an Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mendapat sentilan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf.

Seperti diketahui, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melontarkan pernyataan bahwa Khofifah merupakan seorang nahdliyin. Ketua Umum PKB itu kemudian mengatakan bahwa warga NU seharusnya konsisten pada pasangan Anies-Muhaimin (AMIN).

Sementara Khofifah yang kini masih menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat, akhirnya melabuhkan dukungan kepada paslon capres-cawapres 02 Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga:  Rayakan Keajaiban Natal, Hotel Ciputra Semarang Gelar Acara Christmas Tree Lighting yang Spektakuler

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf pun menyentil adanya pihak yang meragukan ke-NU-an Khofifah Indar Parawansa. Ulama yang akrab disapa Gus Yahya itu bahkan menyebut orang yang ragu Khofifah berideologi NU celaka.

“Ya, kalau sudah keadaan begini, kan, orang ngomong kan sak nemu-nemune (sedapat-dapatnya) diomongkan. Gimana lagi,” kata Gus Yahya di Kantor PWNU Jatim usai memberikan SK PJ Ketua PWNU Jatim kepada KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gun Kikin.

Gus Yahya lantas menyinggung peran orang yang meragukan ke-NU-an Khofifah tersebut. Dia mengatakan bahwa orang yang ragu terhadap Khofifah itu tak pernah menjadi pengurus struktural NU.

Baca Juga:  Masuk TPN Ganjar, Andi Widjajanto Mundur dari Gubernur Lemhannas

“Bu Khofifah diragukan ke-NU-annya, yang meragukan ke-NU-annya nggak pernah jadi pengurus NU. Kan celaka itu,” imbuh Gus Yahya.

Pernyataan terkait meragukan ke-NU-an Khofifah tersebut dilontarkan oleh Cak Imin tak lama setelah Khofifah memberi keterangan kepada wartawan bahwa dirinya melabuhkan dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran.

Cak Imin menyinggung bahwa Khofifah merupakan seorang nahdliyin, seharusnya konsisten pada pasangan Anies-Muhaimin (AMIN).

“Saya yakin rakyat bukan elite yang berideologi NU saya yakin pasti AMIN, orang yang punya ideologi NU pasti istiqomah ke AMIN. Saya meragukan ke-NU-annya kalau tidak pilih AMIN,” kata Cak Imin setelah bertemu dengan para peternak di Blitar, Kamis (11/1).

Baca Juga:  Persiapan Tuan Rumah KRI 2023, USM Studi Banding ke ITS Surabaya

Khofifah sendiri sudah merespons pernyataan Cak Imin tersebut dan meminta agar seluruh pihak bisa membedakan antara partai politik dengan NU.

“Saya bilang begini. Saya ini Ketua Umum PP Muslimat NU, saya rasa kalau misalnya ada mereka yang terafiliasi dengan partai maka itu partai. Partai itu partai, NU ya NU,” ujar Khofifah.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *