KONI Bedah Masalah dalam Persiapan Porprov Jateng 2023
SEMARANG (Awal.id)- KONI Jateng membedah sejumlah masalah yang terjadi di lapangan dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan dilaksanakan di Pati Raya pada 5-11 Agustus 2023.
Dalam kegiatan rakor itu, dihadiri para Ketua KONI dari wilayah Pati Raya, jajaran pengurus harian KONI Jateng dan perwakilan Disporapar Jateng dan enam kabupaten menyampaikan paparan kesiapan sebagai tuan rumah multieven.
Selain hadir pengurus inti KONI dari Pati, Rembang, Kudus, Jepara, Blora, dan Grobogan, yang istimewa, forum itu juga dihadiri langsung Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati.
Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana mengungkapkan, rapat koordinasi bersama pengurus KONI Pati Raya bertujuan mematangkan, dan memantapkan persiapan Porprov. Itu sebabnya, forum ini lebih fokus pada membedah kendala yang dihadapi penyelenggara dan bagaimana mencari solusi mengantisipasinya.
“Prinsipnya ana rembug, dirembug bareng. Memang masih ada sejumlah persoalan yang mengemuka dalam rapat mulai venue, akomodasi, jadwal pertandingan, bahkan alokasi anggaran supaya tak ada urusan pelanggaran hukum di kemudian hari. Kita ingin Porprov itu sukses penyelenggaraan, prestasi, dan administrasi,” kata Bona usai rakor di di kantor KONI Jateng, Semarang, Kamis (30/3).
Bona juga menjelaskan, pada rapat juga dibahas tentang kesiapan Pati sebagai lokasi acara pembukaan Porprov, dan Jepara sebagai tempat penutupan. Grobogan juga menyampaikan kesiapan dalam agenda pengambilan api abadi dan Kirab Mrapen.
Ketua Umum PB Porprov itu juga berharap, pada April depan semua persoalan yang menyangkut venue, akomodasi dan jadwal pertandingan, agenda opening dan closing ceremony Porprov bisa tuntas.
“Secara umum persiapan Porprov sudah mencapai 70 persen,” katanya.
Wakil Ketua Umum II KONI Soedjatmiko menambahkan, Porprov 2023 akan diikuti 9.500 atlet dan ofisial, di luar itu ada tim pendukung. Untuk entry by number sudah harus masuk pada April, dan entry by name pada bulan Mei.
Selain hadir Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Aria Chandra Destianto, rapat dihadiri Ketua Harian KONI Bambang Rahardjo Munadjat, Wakil Ketua Umum IV Amir Machmud NS, Wakil Ketua Umum V Sudarsono, dan Sekum Achmad Ris Ediyanto. Hadir juga Kabid Hukum M Ali Purnomo, Kabid Media dan Humas Darjo Soyat, serta para pengawas internal.
Hotel Terbaik
Sementara itu, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyampaikan, secara umum daerahnya siap menyelenggarakan Porprov. Bahkan, kata Mbak Etik–sapaan akrabnya–untuk akomodasi pihaknya sudah menyiapkan hotel terbaik bagi para atlet dan pelatih.
Ketua Umum KONI Blora Hery Sutiyono menambahkan, untuk venue khususnya lapangan tenis indoor sudah ditambah lampu penerangannya, serta toilet portabel. Pihaknya juga sudah mengantisipasi penambahan cabang baru yang sebelumnya tidak di Blora, yaitu menembak.
“Yang masuk kuota di Blora ada 701 atlet dan pelatih, ditambah 141 panitia serta wasit, dan technical delegate. Namun secara total dengan tim pendukung tenaga lokal mencapai 1.841 orang. Untuk tamu VIP, akomodasinya kami arahkan ke hotel Ammi Cepu,” ujar mantan pelatih nasional cabang atletik itu.
Sedangkan Ketua Umum KONI Grobogan Fatchur Rahman mengakui, ada beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya soal venue GOR Simpang Lima Purwodadi yang dipakai untuk voli indoor, juga diminati oleh cabang drumb band yang sebelumnya diplot di Gedung Serba Guna.
“Selain itu, kami masih perlu memastikan model acara Kirab Api Abadi Mrapen. Konsep kami nantinya ada obor yang dibawa, satunya ke Blora, satunya ke Kudus atau Jepara dan bertemu di Pati. Atlet dunia panjat tebing Aries Susanti Rahayu dan peraih emas tolak peluru PON Papua Irfan Toni Saputra dari Grobogan rencananya kami libatkan untuk agenda ini,” katanya.
Dalam rapat itu, Kelapa Dinporapar Pati Rekso Suhartono, Ketua Umum KONI Rembang Vivit Dina Rini Atnasari, Ketua Umum KONI Kudus Imam Triyanto, serta Ketua Umum KONI Jepara Samsul Anwar juga menyampaikan paparan kesiapan daerahnya sebagai tuan rumah Porprov.



















