CCTV Dipasang di Taman Awasi Fasilitas Pemkot Semarang yang Hilang Dicuri

Foto: Doc. Humas Pemkot Semarang
Foto: Doc. Humas Pemkot Semarang

SEMARANG (Awall.id) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menempatkan CCTV untuk memantau 24 jam taman dari tindak pencurian.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo mengaku telah menempatkan alat pengawasan berupa Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau selama 24 jam.

Hal ini agar beberapa fasilitas atau sarana dan prasarana terutama di taman aktif di Kota Semarang yang rawan dari tindak pencurian. Misalnya, di Taman Simpanglima Semarang dan Taman Indonesia Kaya (TIK).

Ia menjelaskan, penempatan CCTV yang dilakukan Disperkim di Taman Simpanglima dan TIK ini untuk meminimalisir pencurian terhadap sarana dan prasarana atau fasilitas di taman kota Semarang. Seperti kursi taman, alat penyiram tanaman misalnya kran dan sprinkler.

“Di Taman Sudirman memakai sprinkler, masalahnya banyak yang hilang. Padahal kran, sprinkler baru dipasang 2 pekan udah hilang. Jadi saya imbau masyarakat untuk bersama ikut mengawasi kalau ada orang yang tidak bertanggungjawab mengambil kran dan fasilitas lainnya di taman itu jangan,” katanya.

“Di TIK kita kita pakai CCTV, di Simpanglima juga, kadang mau mengurus itu repot, kan sprinkler air harganya cuma segitu, tapi itu fungsional sekali,” ujarnya menambahkan.

Selanjutnya, terkait perawatan dan peningkatan taman, terutama saat menghadapi saat musim kemarau panjang.

“Sudah dikerjakan kemarin melalui anggaran perubahan 2023, yaitu di Taman Diponegoro, Taman Sudirman, Jalan Pahlawan, dan Taman Siranda,” katanya.

Taman tersebut, lanjut Yudi, ditingkatkan dan dilengkapi sistem pengairan guna antisipasi dampak El Nino atau musim kemarau panjang.

Sehingga selalu ada stok airnya di situ tidak mati karena armada kita kalau musim kemarau punya tambahan tugas.

Selain menyirami taman itu dengan volume lebih banyak 1,5 sampai 2 kali lipat dari normalnya juga melakukan penyaluran air bersih membantu warga yang mengalami kekeringan.

Peningkatan sistem pengairan di taman, lanjut dia, sifatnya ada yang berupa tandon air maupun sumur tanah. “Jadi ada dalam bentuk tandon, ada yang langganan PDAM, kalau ada tandonnya dan pompanya, jaringan pipanisasinya kita siapkan,” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *