Investor Berdatangan, Pemkot Semarang ingin Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai

SEMARANG (Awall.id) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

Mbak Ita, sapaan akrabnya menyebut, persaingan yang semakin besar di era sekarang membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai. Sehingga diperlukan peningkatan kompetensi dan daya saing profesi.

“Saat ini banyak investor yang melirik Kota Semarang. Dengan banyaknya pembangunan, banyak pula dibutuhkan tenaga kerja. Nah itu yang harusnya kita siapkan,” ujar Mbak Ita.

Menurutnya, dinas harus menggandeng mitra kerja seperti perusahaan-perusahaan untuk mencari tahu kompetensi apa yang mereka butuhkan. “Seperti pusat perbelanjaan, mal, hotel, bahkan sport center akan banyak dibangun di Semarang. Kami berharap Dinas Tenaga Kerja bisa berkomunikasi dengan pihak investor sehingga Pemkot Semarang bisa memberikan pelatihan tenaga kerja yang siap pakai,” katanya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang ini mengaku telah mencermati beberapa anggaran pelatihan dan bentuk pelatihan-pelatihan tenaga kerja.

“Saya evaluasi, karena sebenarnya pelatihan itu bisa dilaksanakan dan diimplementasikan tidak hanya Disnaker sendiri. Tapi bisa menggandeng dinas lain seperti Dinas Koperasi UMKM, Dinas Perindustrian, atau Dinas Ketahanan Pangan maupun Pertanian,” jelasnya.

Tak hanya untuk menyiapkan tenaga kerja guna kebutuhan lokal, Pemkot Semarang juga akan menyiapkan sesuai kebutuhan di luar negeri. Hal ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang ada di luar negeri. Seperti di negara Korea dan Jepang mereka justru mencari tenaga kerja di sektor pertanian.

“Kita harus menyiapkan tenaga kerja siap pakai di Kota Semarang. Bagi calon pekerja migran yang akan berangkat ke luar negeri juga berani bersaing agar dapat mengisi peluang kerja antarnegara,” jelasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *