PPP Setuju KPU Majukan Jadwal Pendaftaran Capres

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

JAKARTA (Awall.id) – Partai Persatuan Pembangunan melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), Sandiaga Uno, setuju langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memajukan pendaftaran calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2024.

Bahkan menurut Sandi, Bappilu PPP telah membahas hal tersebut. Menurut dia, dengan dimajukannya jadwal, partai dapat mempersiapkan para kader lebih awal apabila pendaftaran capres dilakukan lebih cepat.

“Kami tadi membahas dan sangat setuju untuk dimajukan ke tanggal 10 Oktober. Pertama ini untuk menyiapkan para kader untuk lebih segera untuk sesuai dengan perjuangan kita,” kata Sandi di Aula Masjid At Taqwa, Jalan Jenggala 2 Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/9).

Sandiaga mengatakan, Bappilu PPP bakal berfokus menyuarakan harga sembako murah, kerja mudah, hidup berkah bersama ka’bah. Menurut dia, bila pendaftaran Capres lebih cepat, tagline ini juga akan bisa diluncurkan.

Selain itu, kata dia, pendaftaran Capres yang dipercepat juga bakal memberikan keuntungan pada Capres-Cawapres. Pasalnya, waktu melakukan sosialisasi secara masif pun akan lebih panjang jelang Pilpres digelar.

“Kedua memberikan waktu lebih pada kita mensosialisasikan pasangan Capres-Cawapres kita,” kata dia.

“Ketiga, juga dengan tanggal 10 Oktober ini kita harapkan waktu yang dibutuhkan oleh PPP dari segi menyiapkan alat peraga kampanye bisa diprioritaskan dengan pesan jelas,” tambahnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat draft Peraturan KPU (PKPU) yang salah satu isinya adalah memajukan jadwal pendaftaran capres-cawapres 2024.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, mengungkapkan alasan adanya PKPU Nomor 3 Tahun 2022 tersebut yang mengubah jadwal pendaftaran capres-cawapres. Jadwal pendaftaran capres-cawapres akan diubah dari semula 29 Oktober-25 November 2023 menjadi 10 Oktober-16 Oktober 2023.

Menurut Hasyim, PKPU itu merujuk UU Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu 1/2022 tentang Perubahan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Di dalamnya terdapat aturan masa kampanye Pemilu dilakukan 25 hari sejak penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan 15 hari sejak penetapan Capres dan Cawapres.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *