Heboh Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Ini Respon Demokrat
JAKARTA (Awall.id) – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukmanul Hakim terkejut mengetahui kabar Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) akan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) dari Anies Rasyid Baswedan.
Namun, ia mengungkap bahwa partainya akan menggelar rapat Dewan Syura pada Jumat (31/08).
” Kami mendengar dari berita, tentu PKB menyikapi situasi ini mau dirapatkan dulu, karena memang di internal PKB juga perlu diskusi panjang karena ada mekanisme internal,” ujar Lukmanul kepada wartawan, Jumat (31/8) malam.
Lebih lanjut kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Rifky bahwa PKB dan NasDem menyepakati untuk mengusung Anies Baswedan & Cak Imin berdasarkan kabar dari Sudirman Said selaku Juru Bicara Anies Baswedan.
” Kemarin (30/8), kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said selaku juru bicara bacapres Anies Baswedan bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,” kata Rifky lewat siaran pers, Kamis (31/8).
Menyikapi hal tersebut, PKB menyatakan “Jadi besok (Jumat) akan ada rapat Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz untuk menyikapi situasi dan perkembangan politik terbaru,” sambung Lukmanul.
Untuk menyikapi hal tersebut, Partai Demokrat akan menggelar rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, keputusan terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2024 berada di tangan Majelis Tinggi.
“Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan terhadap Piagam Koalisi yang telah disepakati oleh ketiga Parpol. Juga pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh capres Anies Baswedan, yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” ujar Riefky.




















