Ciptakan Peluang Sukses Melalui Keahlian dan Bakat Kreatif dalam Produksi Film dan Konten Video

Rachman Pulalo
Rachman Pulalo

SEMARANG (Awall.id) – Berkembangnya industri perfilman di Indonesia telah mendorong para kreator, terutama generasi muda yang memiliki bakat kreatif, untuk bersaing dalam menciptakan karya melalui pembuatan film pendek, Mulai dari film drama komedi hingga sinema dokumenter, bahkan video vloger yang mengeksplorasi kuliner dan wisata. Hal ini disampaikan Rachman Polalo, guru seni peran akting di Lucette Entertainment School Semarang, Minggu (10/9).

Namun, dalam proses pembuatan konten film, salah satu elemen yang paling penting adalah pemilihan pemeran atau artis pendukung yang memiliki kemampuan akting yang baik.

“Setelah tim produksi film lengkap, termasuk produser yang mendanai, sutradara, penulis naskah, kameramen, tim editing, dan kru lainnya, serta perlengkapan syuting tersedia, kita tinggal menjalankan proyeknya,” ucap Rachman

Baca Juga:  Midea dan AIO Store Sapa Akhir Tahun dengan Rekor MURI: Cuci AC Gratis 2000 Unit!

“Satu hal yang sangat penting adalah persiapan pemeran untuk film atau konten yang akan dibuat. Kemampuan akting artis harus luar biasa. Proses seleksi atau casting dapat digunakan untuk memilih calon artis, atau mereka dapat direkrut dari sekolah akting,” lanjutnya.

Mr. Polalo, yang akrab disapa oleh para muridnya, menjelaskan bahwa untuk pembuatan film atau konten yang ditujukan untuk media sosial seperti YouTube, Instagram, Tiktok, dan Snackvideo, diperlukan ciri khas tersendiri.

“Kita perlu memiliki tempat produksi, tim kru, talenta, dan yang tak kalah penting adalah memberi program film atau konten nama yang khas. Tagline atau karakteristik unik dari talenta/artis juga penting agar video yang diproduksi diminati dan diingat oleh penonton,” jelasnya.

Baca Juga:  Bapenda Kota Semarang Lakukan Langkah Preventif Menindaklanjuti Wajib Pajak

Mr. Polalo, yang juga seorang MC profesional asal Semarang, menambahkan bahwa jika hasil video film atau konten yang diproduksi bagus, maka dampaknya akan sangat positif.

“Jika video ini ditayangkan di YouTube dan mendapatkan banyak penonton dan pelanggan, kita dapat mendapatkan pendapatan dari iklan. Terutama jika konten kita viral dan disukai banyak netizen, bukan hanya artisnya, tetapi juga produsernya akan mendapatkan ketenaran,” ungkap Mr. Polalo, yang juga seorang sutradara dan penulis naskah di KSFS Production.

Baca Juga:  JAM-Intelijen Reda Manthovani Raih Penghargaan Duo Award sebagai Penggerak Program Jaga Desa yang Peduli terhadap Dana Desa

Selain itu, Mr. Polalo memberikan pesan kepada calon artis yang berencana mengikuti audisi film atau menjadi bagian dari konten yang diproduksi, untuk memperoleh keahlian akting yang mencakup ekspresi wajah, pantomim, dialog, dan lainnya.

“Saat ini ada banyak sekolah akting, terutama di Semarang, seperti Lucette Entertainment School. Sebelum mengikuti audisi atau menjadi bagian dari produksi film, calon artis sebaiknya memiliki dasar keahlian dalam berakting,” tuturnya.

“Teruslah menjadi generasi muda yang kreatif, produktif, dan inovatif. Di era digital ini, kita harus menciptakan peluang kesuksesan dengan memanfaatkan keahlian kita dalam produksi film dan konten video, atau bahkan menjadi talenta (artis),” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *