Buronan Bareskrim Polri Dito Mahendra Ditangkap di Bali

Dito Mahendra
Dito Mahendra

BALI (Awall.id) – Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Dito Mahendra berhasil ditangkao Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri di Bali. Dito berhasil diamankan setelah empat bulan menjadi buronan.

Nama Dito yang dikenal sebagai pengusaha itu, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2 Mei 2023. Kabar ini sudah dikonfirmasi oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dit Ttippidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.

Dito sebelumnya menghilang dan menjadi buronan polisi. “Iya. Mohon doanya ya saya hari ini kembali Jakarta,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat ditanya mengenai penangkapan Dito Mahendra kepada awak media, Jakarta, Jumat (8/9/2023).

Djuhandani berjanji akan segera menyampaikan terkait kasus Dito dan proses penangkapannya dalam konferensi pers.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri sudah menetapkan Dito Mahendra sebagai tersangka kasus senpi ilegal berdasarkan gelar perkara pada 17 April 2023. Dalam hal ini, Dito disangka melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Adapun pasal itu berbunyi, ‘Tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba, memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya, atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau bahan peledak’.

Nama Dito sudah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Bareskrim Polri sendiri saat ini sudah meningkatkan status ke penyidikan terkait dengan pengusutan pihak-pihak yang diduga membantu menyembunyikan Dito Mahendra dalam pelariannya dari kejaran polisi selama ini.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *