Usai Membunuh, Tersangka Curi Uang Lalu Sewa PSK Online

SEMARANG (Awal.id) – Tersangka pembunuhan sadis di jalan Mulawarman bernama M. Husen mengaku usai memutilasi korban sempat bersenang – senang dan menyewa seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) secara online didaerah Banjarsari, Semarang, pada Jumat (5/5) malam,

Husen mengatakan saat melakukan hal itu juga mengajak seorang penjual angkringan berinisial I, pada usai memutilasi tubuh korban menjadi empat bagian.

Tak hanya itu, usai mengeksekusi, Husen mencuri Uang Rp 7 juta dan barang-barang berharga milik korban untuk bekal melarikan diri.

Baca Juga:  Polda Jateng Peringati HUT Humas ke-70 Serta Pembukaan Bhayangkara Mural Festival

“Setelah memotong tubuh korban, saya ambil uang Rp. 7 juta dan ngajak I bersenang senang dengan PSK tarif Rp.300 ribu. Baru keesokan harinya, Sabtu (6/5) pagi, saya cor jasad korban,” ungkap pelaku, Rabu (10/5/2023).

Husen menuturkan sengaja melakukan hal tersebut untuk merayakan pembunuhan itu.

“Biar gak stres karena habis membunuh orang. Setelah itu puas sekali (bunuh korban). Tidak ada penyesalan sama sekali,” katanya.

Husen nekat merencanakan pembunuhan terhadap bosnya yakni Irwan Hutagalung (53) karena sering dianiaya saat bekerja. Pria berusia 28 tahun ini kemudian menusuk dua kali kepala korban menggunakan linggis kemudian dimutilasi menjadi empat bagian.

Baca Juga:  Dibuang Orang Tua, Dinsos Serahkan Bayi ke Neneknya

Sementara, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati. Setelah mengeksekusi korban, pelaku kabur menuju ke Banjarnegara.

“Tersangka kami tangkap setelah melalui penyelidikan dari data olah tempat kejadian, keterangan saksi dan dokter forensik akhirnya mengarah ke Husein,” jelasnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku terancam Pasal 340 KUHPidana dengan pidana penjara 20 tahun.

Baca Juga:  Kejati Jateng Dukung Menteri AHY, Mafia Tanah Terkuak di Jawa Tengah

Sebagai informasi, jenazah Irwan Hutagalung ditemukan dalam kondisi dicor di depot isi ulang air miliknya di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahatan Kramas, Tembalang, Kota Semarang pada Senin (8/5) kemarin. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban tak bisa dikontak dan terakhir dilihat pada Kamis (4/5).

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *