Setangkai Mawar dari Santriwati Jember Sambut Kedatangan Ganjar di Ponpes Al Badri Jember
JEMBER (Awal.d) – Ribuan santri Pondok Pesantren Al Badri, Krajan, Gumuksari, Jember, berbaris rapi di sepanjang jalan menuju pondok. Mereka berdandan rapi, dengan membawa bunga mawar merah di tangan.
Cuaca panas tak menyurutkan mereka untuk tetap berdiri di pinggir jalan, sambil menunggu kedatangan Ganjar Pranowo, calon presiden PDIP yang hari itu, Minggu (7/5/2023), berkunjung ke pondok pesantren.
Para santri pun heboh saat mendengar rombongan Ganjar sudah datang. Usai sowan ke kediaman pengasuh Ponpes Al Badri, KH Hafiz Habibullah dan KH Mahfud Habibullah, Ganjar yang didampingi istri, Siti Atikoh, langsung berjalan menuju acara halal bihalal dan silaturahmi ulama se Jatim di pondok itu.
Begitu rombongan Ganjar tiba, para santri berebut menyalami Ganjar sambil memberikan mawar merah. Ganjar sampai kewalahan menerima mawar merah dari para santri itu.
Ganjar dengan ramah menyalami dan melayani foto mereka. Ganjar mengucapkan terimakasih atas sambutan yang antusias itu. Ia juga menerima semua mawar pemberian santri itu.
“Terima kasih ya, sehat selalu. Belajar yang baik ya di sini,” sapa Ganjar.
Tak hanya di jalanan, ternyata ribuan santri lain dan para ulama, bu nyai se Jatim sudah berkumpul di lokasi acara. Begitu Ganjar datang, suasana langsung meriah. Salawat diiringi jeritan ‘Ganjar Presiden’ menggema di tempat itu.
Ada juga para santriwati yang menyambut dengan antusias. Mereka membawa tulisan-tulisan penyemangat untuk Ganjar. Seperti ‘Pak Ganjar, We Love You’, ‘Pak Ganjar Saranghae’, ‘Pak Ganjar Jaya’, ‘Pak Ganjar Fighter’ dan lainnya.
Pengasuh Ponpes Al Badri, KH Hafiz Habibullah mendoakan Ganjar dan istri selalu sehat. Ia juga mendoakan Ganjar bisa menjadi presiden dan membawa Indonesia semakin jaya lagi.
“Selamat datang di Ponpes Al Badri, Pak Ganjar. Semoga bapak dan ibu sehat serta suses selalu. Mari kita doakan Pak Ganjar, biar jadi presiden dan membawa bangsa ini lebih maju lagi,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan sangat terhormat dengan penerimaan warga Jatim, khususnya dari kalangan pondok pesantren. Selama di Jawa Timur baik di Surabaya, Pasuruan maupun di Jember, Ganjar bertemu dengan sejumlah alim ulama dan mendapapat banyak ilmu.
“Saya diberikan nasihat, wejangan dan cerita-cerita bagaimana kontribusi ulama pada negara. Saya terimakasih dan tidak menyangka sambutannya luar biasa,” kata Ganjar.
Ia berharap momentum ini akan selalu jadi ajang silaturahmi. Sehingga ketika nanti Ganjar mendapat amanah, ia tidak akan lupa dan kembali sowan menemui ulama di Jatim.



















