Melalui Program Unwahas KKN Merdeka, Camat Limbangan Kembangkan UMKM Berbasis Digital

SEMARANG (Awal.id) – Universitas Wahid Hasyim melalui program KKN Merdeka, melaksanakan kegiatan seminar digital marketing untuk pelaku UMKM di wilayah desa Limbangan.

Kegiatan yang diikuti oleh para pelaku UMKM, karang taruna, dan pengelola BUMDES wilayah tersebut dihadiri langsung oleh Narasumber M Fathurrohman selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim.

Camat Limbangan, Alfebian Yolanda yang turut hadir memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya dengan berbasis digital.

“kami akan terus mendukung pengambangan UMKM ini, terlebih melalui pengembangan usaha berbasis digital dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya, Selasa (16/5) lalu .

Menurutnya pengembangan usaha dengan sistem kolaborasi jauh lebih efektif dalam upaya meningkatkan mutu kualitas produk yang dijual.

“Seperti hal nya berkolaborasi dengan FEB Unwahas yang dapat meningkatkan pengetahuan ketrampilan usaha, kolaborasi juga turut menentukan peningkatan penjualan produk UMKM,” pungkasnya.

Sementara itu Ratih Pratiwi selaku Kaprodi Manajemen Universitas Wahid Hasyim dalam sambutannya menyampaikan keberadaan mahasiswa sebagai agent of change memiliki tanggung jawab dalam lingkungan masyarakat melalui program-program yang diselaraskan dengan program pemerintah desa.

“Melalui program yang kami jalankan kami terus meningkatkan kontributif, inovatif dan rasa senang, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program MBKM Unwahas untuk memenuhi kewajiban Indikator Kinerja Utama (IKU),” jelasnya.

Universitas Wahid Hasyim merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan capaian implementasi terbaik di Jawa Tengah.

Bukan hanya KKN Merdeka tercatat program MBKM lain seperti Magang Merdeka, Wirausaha Merdeka Mandiri, Studi Independen, Pertukaran Mahasiswa Merdeka dll sering dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *