SEMARANG (Awal.id) – Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi merespons masalah salah satu mantan penggawanya yakni Wallace Costa yang diberitakan telah dideportasi oleh pihak Imigrasi.
Diektahui, Wallace Costa dideportasi oleh pihak Imigrasi karena tinggal melebihi masa berlaku izin atau overstay selama 90 hari.
“Pertama kami prihatin karena Wallace pernah memperkuat PSIS. Kami pun juga mendoakan semoga Wallace dan keluarga selamat sampai Brasil,” tutur Yoyok dalam keterangannya, Kamis (6/4).
Yoyok Sukawi juga berpesan kepada pemain-pemain asing yang tidak memiliki klub untuk tidak memaksakan diri tinggal di Indonesia.
“Mungkin buat semua pemain asing yang tidak punya klub, jangan dipaksakan untuk tinggal di Indonesia dan main tarkam di sini,” lanjut Yoyok Sukawi.
Wallace Costa sendiri saat ini sudah meninggalkan Indonesia pada Rabu (5/4) malam melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk pulang ke Brasil dengan didampingi pihak Imigrasi.