Kembali Digelar, DKRWB Usung Tema ‘Culture and Colour of Dahayu’
Acara tahunan tersebut akan diikuti sebanyak 83 vendor dengan mengusung tema ‘Culture and Colour of Dahayu’.
CEO Diah Kharisma, Nanang Khusnaeni mengatakan gelaran DKRWB 2023 juga terselenggara atas kerjasama dengan MAC Ballroom yang sudah menyediakan tempat untuk event tahunan ini.
“Di tahun ke-5 gelaran DKRWB ini, kita diberikan chalenge oleh MAC Ballroom untuk membikin even yang lebih besar, dan terbukti, kita menyediakan 83 tempat untuk vendor sudah soldout,” ujar Nanang saat menggelar konferensi pers di Ballroom S2 jl. Sisingamangaraja Semarang, Jumat (24/3).
Menurutnya, tema ”Culture and Colour of Dahayu’ terinspirasi dari budaya dan warna-warni yang menghiasi pernikahan tradisional Jawa.
“Tentunya tidak terlalu tradisional, nantinya kita akan memadukan antara budaya tradisional dan budaya modernisasi agar membentuk kreatif yang berbeda dari tema-tema sebelumnya,” jelas Nanang.
Nanang juga menuturkan bahwa expo ini merupakan yang terbesar di Jateng dan DIY. Karena, dari 83 vendor yang berpartisipasi ini berasal dari Kota Jogja, Solo, Semarang, Kudus dan Pati.
“Nantinya, 83 vendor akan memamerkan dekorasi, MUA, Rias Pengantin, Bridal, Jewelry, fotografi dan videografi, perlengkapan lamaran, hotel, Restoran, hingga gedung. Bahkan yang lebih menarik, nantinya seluruh vendor itu akan kita berikan database semua tamu yang hadir di acara ini,” ungkapnya.
Tak hanya weeding expo, DKRWB 2023 juga akan menyediakan panggung kreatif dengan penampilan band wedding tentunya, dan ada bazaar kuliner untuk ngabuburit saat ramadan ini.
Bagi masyarakat yang akan segera mencari vendor untuk pernikahannya bisa melihat dan memilih sesuai konsep pernikahan dalam acara expo tersebut.



















