Tim BSS Nexa Ajarkan Inovasi Teknologi Fiber kepada Siswa-siswi SMKN 4 Kendal

SEMARANG (Awal.id) – Indonesia telah sukses melewati pandemi Covid-19, di mana selama kurang lebih dua tahun memunculkan banyak sekali kebiasaan-kebiasaan baru yang membuat masyarakat wajib untuk beradaptasi.

Suksesnya melewati pandemi itu ditandai dengan bangkitnya perekonomian di Indonesia dari segala lini, termasuk kembalinya pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang sebelumnya dilakukan secara daring.

Melihat hal tersebut Nexa yang merupakan perusahaan Intenet & Digital Solution, melalui Nexa class-nya mengadakan Workshop bertemakan “Inovasi Teknologi Fiber To The Home”, di SMKN 4 Kendal. Workshop yang menjadi awal kembalinya NEXAclass setelah pandemi dihadiri oleh 140 siswa/i kelas 11 & 12 jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT), Senin lalu (16/1/2023).

Baca Juga:  USM Raih 6 Emas di Kejuaraan Taekwondo Indonesia Super Fight

Acara dibuka Kepala Sekolah SMKN 4 Kendal,Suharto SPd MPd. Dia mengaku senang dan mendukung penuh program Nexa class ini.

“Terima kasih untuk teman-teman dari Nexa sudah mau mampir di SMKN 4 Kendal untuk membuat workshop ini. Saya kira workshop ini menjadi ajang pembelajaran yang menarik, sehingga para siswa menjadi lebih paham perihal FTTH,” kata Suharto.

Tidak hanya itu saja, Suharto juga berharap dengan diadakannya workshop ini siswa/i mendapatkan ilmu yang banyak dan luas untuk modal masuk di dunia kerja.

“Materi-materi yang disampaikan oleh teman-teman Nexa ini akan sangat bermanfaat untuk para siswa. Apalagi nanti waktu lulus sekolah, jadi punya pengetahuan yang lebih banyak, dan siap kerja dengan modal yang banyak,” tambah Suharto.

Baca Juga:  Immoderma Gelar Fun Pound Terbesar Se Jateng

Sementara Supervisor Marketing Communication Nexa, Ade Frans meminta peserta workshop agar fokus menyimak materi-materi yang diberikan  tim Nexa agar bisa dimanfaatkan saat memasuki dunia kerja.

“Saya berharap temen-temen yang hadir di sini bisa fokus untuk mendengarkan materinya. Apalagi nanti kita juga ada praktek, jadi gunakan kesempatan ini semaksimal mungkin supaya nanti tidak kaget waktu masuk di dunia kerja,” ujar Ade.

Sebelum masuk pada acara inti, Tasya selaku MC memberikan ice breaking berupa games-games ringan agar siswa/i bisa fokus selama workshop berlangsung. Ice breaking berjalan dengan meriah dan sangat mendapatkan antusias yang baik dari seluruh siswa/i.

Acara dilanjutkan pemaparan materi oleh Fadhil, Rizky, Aldo dan Luthfi yang merupakan team Base Station Support (BSS) Nexa. Dalam pemaparan materinya tim BSS menjelaskan secara detail dari definisi, arsitektur topologi FTTH hingga propagasi cahaya dalam serat optic.

Baca Juga:  Dorong Perencanaan Lingkungan Berbasis Data, Tim KKN-T 36 UNDIP Petakan Kerapatan Vegetasi Desa Tangkisan dengan Metode NDVI

Tidak hanya pemaparan materi saja, tim BSS mengajak langsung para siswa untuk mengenal alat-alat yang biasa digunakan, seperti Splicer, OTDR, Is-opm dan lain sebagainya.

Para siswa pun diberi kesempatan untuk praktik langsung dari apa yang sudah dijelaskan pada materi sebelumnya, termasuk bagaimana cara menyambungkan serat optic secara baik dan benar menggunakan splicer.

Di ujung pemaparannya, team BSS memberikan kuis berhadiah untuk para siswa sebagai bentuk apresiasi telah mengikuti acara dengan baik. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *