Meski Banjir Semarang Mulai Surut, Ribuan Rumah di Kecamatan Genuk Masih Terendam

SEMARANG (Awal.id) – Banjir di Kota Semarang sudah mulai surut, namun Kecamatan Genuk hingga kini masih terendam banjir. Ketinggian banjir di wilayah ini bervariasi, mulai 30 cm hingga 70 cm.

Berbagai upaya masih dilakukan, dari pelayanan hingga bantuan untuk banjir di Kota Semarang difokuskan di Kecamatan Genuk. Camat Genuk, Suroto di Semarang, Senin (2/1/2022), menyampaikan ada ribuan rumah yang terendam di Kecamatannya.

Kelurahan yang masih terendam, antara lain seperti Kelurahan Genuksari, Kelurahan Gebangsari, Kelurahan Trimulyo, Kelurahan Terboyo Wetan, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kelurahan Banget Ayu Kulon, dan Kelurahan Banjardowo. Namun tidak semua terendam dan sudah ada beberapa kelurahan yang mulai surut atau hanya terdapat genangan yang rendah

Baca Juga:  Tangisan Syukur Kliwon, Anaknya Lulusan SMKN Jateng Diterima Jadi Polwan

“Yang sudah surut Kelurahan Kudu, Kelurahan Karangroto, Kelurahan Banget Ayu Wetan, Kelurahan Sembungharjo, Penggaron Lor dan Kelurahan Terboyo Kulon,” paparnya saat dihubungi lewat ponsel.

Salah seorang warga, Suroto mengungkapkan sebagian besar warga terdampak banjir masih bertahan di kediamannya masing-masing.

“Kami menyediakan tempat mengungsi. Namun banyak yang membuat tempat mengungsi di musala atau sekolahan,” ujarnya.

Dengan masih banyaknya kelurahan yang terendam, pihaknya pun bersama Pemerintah Kota Semarang mendirikan dapur umum dan berbagai pelayanan di kantor kecamatan.

Baca Juga:  Kenangan Ganjar pada Dubes Prakosa, Bawa Rekom PDIP untuk Calon Gubernur Jateng

“Dapur umum, pelayanan kesehatan dan logistik sudah kami dirikan. Kalau ada bantuan kami langsung salurkan,” ungkapnya.

Sementara Sugito, Lurah Trimulyo menuturkan banjir kali ini merupakan yang terbesar.

“Mulai Sabtu sudah banjir. Kalau sekarang merata berbeda sama tahun-tahun. Kalau yang kemarin cuma Trimulyo dan Genuksari. Ini lebih besar,” ungkapnya.

Saat ini banjir yang merendam wilayahnya setinggi 50 cm sampai 75 cm. Untuk rumah warga yang terendam terdapat ribuan karena hampir semuanya banjir.

Baca Juga:  Kampanye Pilpres 2024, AMIN akan Usung Tema Keadilan

“Rumah yang terdampak ada ribuan, jalan juga terendam air. Jumlah warga 1200 KK. Ada yang bertahan di rumah, sekolah dan musala,” tandasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *