Korban Meninggal saat Banjir di Perum Dinar Indah Ternyata Derita Stroke

SEMARANG (Awal.id) – Satu warga Perum Dinar Indah dikabarkan meninggal akibat banjir bandang yang diakibatkan Tanggul Kali Pengkol jebol, Jumat (6/1/2023).

Korban meninggal tersebut bernama Agus Purbantoro, (50) warga Perum Dinar Indah RT 6 Rw 26, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan sekitar pukul 15.30 WIB tadi air dari kali meluap dan alhasil mengakibatkan banjir yang menggenangi puluhan rumah di Perum Dinar Indah.

Baca Juga:  Turunkan Tim Atasi Kelangkaan Solar, Ganjar: Nggak Boleh Ada yang Main-main

“Hampir seluruh rumah di wilayah perumahan ini terkena banjir. 1 korban juga dinyatakan meninggal dunia atas bencana itu,” ungkap Irwan dalam laporan video yang diunggah lewat akun instagram @polrestabes_semarang_official

Sementara, Komandan Dandim 0733/ Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana menambahkan korban meninggal tersebut sudah mengalami sakit stroke dan di rumah sendirian.

“Dari informasi warga, korban tersebut sedang dalam kondisi sakit stroke. Kondisi rumah katanya juga terkunci. Tadi kata warga, jenasahnya juga sudah dievakuasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Walhi Dukung Ganjar Review Pertambangan dan Perkebunan

Sedangkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Iswar mencatat sebanyak kurang lebih 50 kepala keluarga terdampak banjir di Perumahan Dinas Mas, Kota Semarang.

“Wilayah Perumahan Dinar Mas yang sering menjadi langganan banjir.  Titik di sana kerap menjadi langganan banjir akibat tanahnya yang sudah tidak layak. Bahkan, disitu merupakan lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Babon dan Kali Pengkol, sehingga ketika hujan lebat selalu kebanjiran. Sudah kita tawarkan berkali-kali untuk direlokasi, tapi warganya di sana tetap tidak mau,” ungkap Iswar yang juga Sekda Kota Semarang.

Baca Juga:  Libur Idul Adha, KA Jarak Jauh Hanya untuk Perjalanan Esensial, Kritikal dan Mendesak

Berdasarkan pantauan pada pukul 20.00, saat ini air di wilayah tersebut sudah surut. Namun, untuk para korban saat ini sedang diberi perawatan oleh tim kesehatan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *