Masjid Agung Kendal Bakal Jadi Ikon Wisata Religi Kota Santri

KENDAL (Awal.id) – Masjid Agung Kendal sebentar lagi menjadi ikon bagi masyarakat Kabupaten Kendal dengan simbol Beribadat, Handal dan Recovery. Masjid Agung Kendal saat ini masih dalam tahap revitalisasi.

Sesudah revitalisasi Masjid Agung Kendal selesai, Kabupaten Kendal bisa sebagai tujuan wisata religi alternatif dari masyarakat berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Takmir Masjid Agung Kendal, KH Asroi Thohir dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama, pembangunan revitalisasi Masjid Agung Kendal di Kota Santri, Sabtu malam (24/12).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kendal, yang sudah memberikan anggaran APBD 2023 sebesar Rp 20 miliar, untuk pembangunan Masjid Agung Kendal,” katanya.

Baca Juga:  Disbudpar Kota Semarang Ajak Pengelola Pariwisata Bentengi Diri dengan Aplikasi PeduliLindung

Ketua Umum Takmir Masjid Agung Kendal Kiai Asroi yang juga Ketua MUI menjelaskan, bangunan Masjid Agung Kendal nantinya akan menggambarkan kekokohan perjuangan Rakyat Kendal.

Pihaknya, mengajukan gambar desain kepada Bupati, dengan meminta pembangunan yang memiliki keunikan menggambarkan Kendal Beribadat.

“Pembangunan revitalisasi Masjid Agung Kendal, merupakan cita-cita kami untuk diwujudkan masjid yang menampilkan ikonik Kendal Beribadat, Handal dan Recovery,” jelas Kiai Asrofi.

Kiai Asroi menuturkan, atas rekomendasi dari konsultasi dengan KH Munif Zuhri, Banyumeneng, Girikusumo, Demak, untuk batu yang digunakan dalam peletakan batu pertama, adalah batu yang diambil dari makam Sunan Binowo di Makam Pekuncen, Pegandon, Kendal.

Baca Juga:  Wisata Edukasi Soko Langit Pekalongan, Ada ”Dinosaurus” di Tengah Hutan Pinus

“Sesuai arahan simbah Munif Zuhri Banyumeneng, Girikusumo Demak, dan berhasil mendapatkan batu yang dimaksud, serta malam ini dipergunakan untuk peletakan batu pertama,” tandasnya.

Sementara Bupati Kendal Dico M Ganinduto dalam sambutannya berharap revitalisasi Masjid Agung Kendal sudah dianggarkan dengan dana hibah APBD 2023.

“Alhamdulillah, di Masjid Agung sudah ada tabungan sebesar Rp 9 miliar, dan insya Allah mudah-mudahan sisanya sambil berjalan,” jelas Bupati.

Dico berharap, dengan revitalisasi, bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat Kendal.

Baca Juga:  Sport Tourism Kian Digandrungi Masyarakat, Ferry Ajak Pemda Getol Promosikan Wisata Unggulan

“Mudah-mudahan bisa meningaktkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah dan bisa menjadi salah satu ikon di Kabupaten Kendal. Sehingga bisa menarik masyarakat luas, untuk berkunjung, dan menjadi wisata religi di Kabupaten Kendal,” ungkap Bupati.

Dico menambahkan, nantinya dalam revitalisasi Masjid Agung Kendal, pihaknya akan menggandeng arsitek terbaik dari Kota Semarang, yang juga sebagai salah satu arsitek pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan baru pertama oleh Bupati, didampingi Sekda Kendal, Sugiono dan jajaran Forkopimda Kendal, serta diikuti pengurus Yayasan dan Takmir Masjid Agung Kendal. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *