Kota Semarang Terjunkan 9 Atlet di Kejurda ESI 2022

SEMARANG (Awal.id) – Cabang Olahraga (Cabor) Esport Kota Semarang mempersiapkan atletnya untuk menghadapi kejuaraan Daerah (Kejurda) ESI tahun 2022 di Pati Raya pada tanggal 23-27 November 2022 secara daring.

Ketua Pengurus Kota ESI Semarang, Kisworo Rudiyanto mengaku sudah menerjunkan 9 atletnya. Dia optimis atletnya dapat berbicara banyak di Kejurda Esport tahun 2022.

“Kita targetkan para atlet juara di semua nomor di Kejurda mendatang. Semua nomor kita jadikan favorit, saat ini kita mempunyai atlet yang selama ini memang selalu menjadi juara. Salah satunya di PON 2022 Papua baru lalu,” ujar Rudi saat ditemui di Sekretariat ESI Semarang, Rabu (16/11).

Baca Juga:  Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk, Petrokimia Gresik Gandeng Polda Jateng

Rudi menjelaskan, Kota Semarang maju di dua nomor, yaitu PUBG dan Mobile Legend yang menjadi favoritya untuk keluar sebagai juara di Kejurda ESI 2022 di Surakarta. “Yang sering menjadi juara tim PUBG dan Mobel Legend di setiap kejuaraan,” ujarnya.

Dia menambahkan, akan mengambil atlet Esport melalui klub-klub Esport yang ada di Kota Semarang. Mengingat Esport merupakan cabang olahraga baru, pihaknya terus memantau potensi atlet melalui para pengurus untuk menambah atlet ESI Kota Semarang.

Baca Juga:  Gubernur Ganjar Apresiasi Penanganan Pasien Covid di Rembang

“Pasti, kita akan menambah atlet. Dengan adanya pengurus dan pelatih di cabor ESI ini, ia bertanggung jawab mengamati atlet berpotensi untuk kita ajak bergabung dan dibina di bawah naungan ESI Kota Semarang,” jelasnya.

Sementara Pelatih ESI Kota Semarang Yustinus mengatakan para atlet ESI Kota Semarang sudah siap menghadapi Kejurda ESI tahun 2022. Karena para atlet saat ini tim PUBG tengah meningkatkan kemampuan dan  jam terbang dengan mengikuti turnamen Esport yang lain.

“Tim PUBG mobile sendiri mereka sedang fokus di turnamen nasional yang lain, mereka masih fokus di sana. Tapi kalau di kejurda, mereka sudah siap tempur lah untuk Kota Semarang di kualifkasi online di Kejurda,” ungkapnya.

Baca Juga:  Italia Taklukan Wales, Swiss Bungkam Turki

Ia memprediksi persaingan atlet di Kejurda Esport akan sangat ketat, karena kekuatan atlet di Jateng belum bisa dipetakan, karena Esport merupakan cabor baru. Namun Yustinus memprediksi ada tiga daerah yang akan menjadi pesaing atlet ESI Semarang.

“Kekuatan atlet ESI di Jateng ini belum ada peta, karena merupakan cabor baru. Dimungkinkan dari Solo, Magelang dan Pati Raya yang dimungkinkan menjadi pesaing,” imbuhnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *