Tragedi Kanjuruhan, Presiden Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

JAKARTA (Awal.id) – Presiden Joko Widodo meminta kompetisi Liga 1 diberhentikan sementara, menyusul adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan sebanyak 129 orang meninggal usai pertandingan Arema lawan Persebaya pada Sabtu (1/10) malam.

Presiden memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan dan prosedur pengamanan penyelenggaraan sepak bola di Tanah Air.

Baca Juga:  Ketua KONI Pusat Lantik Kepengurusan KONI Jateng Periode 2021- 2025

Presiden juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Di saat yang sama, Kepala Negara meminta agar Liga 1 dihentikan sementara waktu.

“Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” Jokowi dalam keterangannya melalui live kanal Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10).

Baca Juga:  Mensos Kaji Bantuan untuk Anak Yatim Imbas Covid-19

Pihaknya juga turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya ratusan yang meninggal atas insiden tersebut. Jokowi  Presiden juga meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik

“Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-sudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” tuturnya.

Di sisi lain, Presiden sangat menyesalkan terjadinya tragedi tersebut dan berharap agar kejadian tersebut merupakan tragedi terakhir dalam sepak bola di Indonesia. Presiden juga meminta agar rasa persaudaraan bangsa Indonesia terus dijaga bersama.

Baca Juga:  Tata Kelola Kota Cerdas Hantarkan Wali Kota Semarang Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial

“Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” tutup Jokowi. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *