Pemkot Semarang Launching ’Si UMI’, Jembatan Pelaku UMKM dengan ’Market Place’

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro me-launching aplikasi ’Si UMI’ di Balaikota Semarang, Senin (31/10). Lounching Si Umi dihadiri Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu.

Aplikasi Si UMI (Sistem Informasi Usaha Mikro) adalah bagian dari upaya Pemkot Semarang untuk meningkatkan omzet pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Semarang. Aplikasi ini merupakan jembatan UMKM dengan market place.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang Agus Wuryanto mengatakan aplikasi ini satu-satunya yang ada di Indonesia.

Baca Juga:  Ke Jogja, Ganjar Kaget Temukan Gula Putih Dijual Rp 10.000 Per Kilogram

“Setahu saya, Kota Semarang menjadi satu-satunya di Indonesia yang berkaitan dengan kemitraan dan membuat jejaring antara UMKM dengan market place. Acuan Si UMI ini mengacu pada peraturan Wali Kota. Ke depan kita akan susun denga peraturan daerah,” tegasnya.

Agus menjelaskan aplikasi ini masih dalam proses pengembangan, dan juga masih kurasi UMKM yang bisa masuk ke aplikasi tersebut. Direncanakan aplikasi ini akan rilis di Bulan Desember 2022.

Baca Juga:  Renovasi Masjid Istiqlal, Hendi Senang SIG Bisa Pasok Beton 11.500 Meter Kubik

“Aplikasi ini belum sempurna, masih dalam proses pengembangan, karena aplikasi ini dibuat 2 bulan.  Kami juga masih harus kurasi UMKM yang produknya bisa masuk ke sana, biar masyarakat tidak kecewa, kemungkinan Desember aplikasi baru bisa dapat diakses,” terangnya.

Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menyampaikan launching aplikasi ini masih sederhana sekali, mestinya harus terintregasi dengan tokoh ritel lainnya dan juga terintregasi dengan P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negri).  Dari Kemenkumham (Kementrian Hukum dan HAM) sendiri mempermudah perijinan untuk UMKM, sehingga bisa naik kelas.

Baca Juga:  Gratiskan Warga Isoman, Ini Alasan Pemilik Warung Bubur Ayam Legenda

“Aplikasi ini harusnya akan disempurnakan lagi, kita juga akan mempromosikan produk-produk lokal dari Semarang, dari Kemenkumham juga mempermudah dalam perijinan, sehingga UMKM bisa masuk ke toko ritel,” imbuh Ita. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *