Upacara Pembukaan Porprov, Ganjar Berpesan Harus Meriah
SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berpesan dalam upacara pembukaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 upacara harus meriah.
Pihaknya menuturkan dengan adanya kemeriahaan pembukaan akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan tuan rumah, di samping prestasi atlet di lapangan pertandingan.
“Upacara pembukaan harus gemebyar, meriah. Itu merupakan salah satu ciri sukses,” ungkap Ganjar kepada Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura.
Menurutnya, upacara pembukaan (juga penutupan) harus ditangani panitia tersendiri di luar panitia pelaksana (Panpel) pertandingan. Panitia terpisah itu akan bekerja optimal sesuai bidangnya tanpa dibebani masalah pertandingan.
“Upacara pembukaan bisa dijual jika dirancang dan dipersiapkan dengan baik,” tandasnya.
Ganjar pun membandingkan salah satu sukses Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 adalah upacara pembukaan. Dan yang terakhir, dia juga merasa takjub dengan pembukaan ASEAN Paragames di Solo, bulan lalu. Indonesia menjadi penyelenggara ASEAN Paragames karena tuan rumah SEA Games Vietnam angkat tangan, dan hanya menggelar SEA Games.
“Saya dengar pejabat Vietnam merasa takjub sekaligus berterima kasih kepada Indonesia karena dalam pelaksanaannya melampaui ekpektasi. Ya, Vietnam merasa berkepentingan karena seharusnya mereka lah tuan rumahnya,” ungkapnya.
Ganjar juga menyarankan agar kemeriahan bisa diwarnai kembang api dan juga artis beken. Kebetulan artis serba bisa Soimah yang merupakan asal Pati, bisa tampil pada pembukaan.
“Nah, itu dia. Kalau Soimah asal Pati, maka layak untuk tampil di sana.” bebernya
Di sisi lain, saat melakukan audiensi, KONI juga mempertunjukkan kepada Gubernur logo dan maskot Porprov 2023.
Ganjar sangat setuju adanya logo dan maskot tersebut. Namun demikian, dia menyarankan agar khusus design logo dan maskot dilombakan bagi masyarakat umum.
“Logo dan maskot ini (maksudnya yang ditunjukkan KONI) boleh saja diikutkan dalam lomba. Biar karya panitia atau siapa pembuatnya, bisa bersaing dan bertarung dengan karya lainnya,” tuturnya. (is)



















