Model “Nirvana Baby” Album Nevermind Kalah Di Pengadilan Melawan Band Nirvana

Semarang (Awal.id) – Spencer Elden (31) adalah orang yang menjadi model di cover album Nevermind milik Nirvana. Album tersebut dirilis tahun 1991 ketika Spencer masih bayi berusia 4 bulan.

Album Nevermind terjual sebanyak 10.640.00 unit di Amerika Serikat dan segera mendunia. Dalam ini terdapat lagu-lagu Nirvana yang melegenda dan masih disukai atau dimainkan sampai saat ini, sebut saja lagu “Smells Like Ten Spirit”, “Come As You Are” dan “Lithium”.

Nevermind merupakan album ke-2 band grunge Nirvana asal AS yang digawangi alm. Kurt Cobain (vokal), Dave Grohl (drum) dan Krist Novoselic (bass).

Baca Juga:  Situasi Rumit, Antara Cinta dan Persahabatan

Pada cover album Nevermind tersebut, terlihat Spencer bayi menyelam tanpa busana. Spencer mengklaim bahwa foto tersebut digunakan sebagai cover oleh Nirvana tanpa ijin. Spencer juga menuding foto dirinya itu adalah gambar pornografi anak-anak.

Spencer lalu menuntut band Nirvana ke pengadilan Los Angeles di Amerika Serikat pada Agustus  2021 lalu. Ia menuntut ganti rugi sebesar USD 150 ribu  atau sekitar Rp 2,16 miliar.

Baca Juga:  Usai Rilis Single, Denny Frust Lakukan Tur di Bagian Timur Indonesia

Spencer mengaku seumur hidupnya ia tidak nyaman karena gambar pada cover album tersebut. Padahal sebelumnya Spencer terlihat baik-baik saja dengan keberadaan foto tersebut. Ia bahkan membuat sesi ‘pemotretan ulang’ pada tahun 2016. Spencer membuat foto dengan pose yang persis dengan foto dirinya di cover album Nirvana.

Pihak band Nirvana mengatakan bahwa fotografer yang memotret Spencer ketika itu adalah Kirk Weddle yang merupakan teman dari ayah Spencer. Weddler telah membayar ayah Spencer sebesar $200 untuk ijin memotret anaknya (Spencer) di kolam renang bernama The Pasadena Aquatic Center, California.

Baca Juga:  Percepat Penanganan Banjir, DPU Kota Semarang Kerahkan Pompa Portable di Lokasi Genangan

Hakim pengadilan Los Angeles, Fernando Olguin, memutuskan pihak Nirvana tidak bersalah. Fernando mengatakan kasus ini bergitu terlambat dilaporkan. Undang-undang yang berlaku di AS adalah melaporkan kasus sejenis setidak-tidaknya di bawah 10 tahun. Sementara Spencer melaporkan kasus ini tahun 2018, 30 tahun setelah kejadian. (dust)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *