Tingkatkan Kemandirian Berwirausaha, Ferry Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Ferry Wawan Cahyono dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ bertema ‘Manfaatkan Digitalisasi, UMKM Lebih Mandiri,’  di Kabupaten Banjarnegara, Minggu (28/8)
Ferry Wawan Cahyono dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ bertema ‘Manfaatkan Digitalisasi, UMKM Lebih Mandiri,’  di Kabupaten Banjarnegara, Minggu (28/8)

BANJARNEGARA (Awal.id) – Penerapan strategi pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui platform digital terus digalakkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan instansi swasta terkait.

Dengan menggunakan digital marketing, para pelaku usaha diharapkan dapat menjangkau target pasar yang lebih luas, karena tak terbatas letak geografi. Selain itu, mereka bisa menentukan konsumen sasaran, seperti apa yang hendak dibidik sebagai target promosi, baik dari profesi, usia, lokasi, hobi, dan sebagainya

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono menilai sudah saatnya pelaku UMKM di Jateng untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemic Covid-19. Dengan membaiknya perekonomian masyarakat, seiring dengan  penurunan angka paparan Covid-19, pelaku UMKM tetap harus menerapkan strategi digitalisasi dalam memasarkan semua hasil produksi maupun jasanya untuk mengenalkan karya-karyanya kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  KONI Kota Semarang dan PWI Jateng Berkomitmen Saling Support

“Dengan memanfaatkan teknologi digital, pangsa pasar UMKM semakin luas. Aktivitas perdagangannya pub bisa tercatat dengan baik,” kata Ferry Wawan Cahyono dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ bertema ‘Manfaatkan Digitalisasi, UMKM Lebih Mandiri,’ di Kabupaten Banjarnegara, Minggu (28/8).

Politisi asal Partai Golongan Karya ini memaparkan pengguna gadget di Indonesia sekarang terus bertumbuh, tak terkecuali masyarakat milenial Banjarnegara yang mampu menerapkan kemajuan teknologi untuk memasarkan maupun menjajakan produk UMKM asli daerah.

Ferry Wawan Cahyono

Ferry Wawan Cahyono

“Kami (DPRD Jateng – red) siap membantu UMKM untuk bisa masuk ke sistem digital melalui sosialisasi kelompok, mulai dari hulu sampai hilir, sehingga ordernya bisa terus meningkat,” ujarnnya.

Baca Juga:  Junjung Kenyamanan Tamu, Awann Group Usung Herd Immunity

Sementara narasumber dari Dinas Indakop Kabupaten Banjarnegara, Apit Purnamasari mengatakan ekosistem digital dan pertumbuhan e-commerce di Banjarnegara belakangan ini telah menciptakan demand yang sangat besar untuk industri logistik.

“Kami sadar bahwa saat ini mengharuskan kami untuk segera memperbesar market dalam hal digitalisasi. Dengan digitalisasi, akan mempermudah kami untuk terus tumbuh,” ujar Pipit sapaan akrabnya.

Sedang Kepala Desa Telagiri, Kecamatan Pagedongan, Indarto menyatakan terkait layanan dan produk digital yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM di desa, pemerintah bisa memberikan bantuan modal pribadi atau berkelompok secara bertahap. Selain itu, pemerintah desa juga memberikan pendampingan dalam sebuah platform yang terintegrasi untuk melayani pemesanan hingga ke delivery management dan payment dengan cara digital.

Baca Juga:  Hardiknas 2023, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono : Pendidikan Sangat Penting dan Strategis

Platform ini tentunya dengan mudah dapat dioperasikan para pelaku UMKM di desa-desa,” tandas Indarto. (Adv)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *