Kunjungan Sejumlah Venue Jelang Pembukaan APG 2022, Andi Herman Bakar Semangat Atlet Indonesia

SOLO (Awal.id) – Chefs de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games (APG) XI 2022 Andi Herman mengunjungi sejumlah venue untuk membakar semangat para atlet Indonesia di ajang ASEAN Para Games di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (30/7). Event akbar yang mempertandingkan para atlet disabilitas dari negara Asia Tenggara ini mulai dipertandingan Sabtu ini (30/7) hingga 6 Agustus 2022.
Selain untuk memantau langsung kondisi terakhir atlet Merah Putih, Andi Herman yang juga menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kajati Jateng) juga mengingatkan para atlet untuk senantiasa menjaga kebulgaran, baik fisik maupun mental selama berlaga nanti.
Pada kesempatan itu, Andi Herman meminta doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar para atlet Indonesia dapat bertanding secara maksimal.
“Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar putra-putri kita dapat mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya.
Menurut Andi Herman, untuk dapat meraih target yang dicanangkan kontingen Indonesia, yakni mempertahankan gelar juara umum, para atlet dituntut untuk selalu bulgar, sehingga mampu menunjukkan prestasi terbaiknya, sekaligus mempersembahkan medali emas untuk tim Merah Putih.
“Jaga kesehatan fisik kalian agar bisa tampil secara maksimal. Selamat bertanding, mudah-mudah kitab isa meraih target yang telah ditetapkan, yakni menjadi juara umum,” kata Andi Herman.

Atlet ASEAN Para Games Indonesia 2022 optimisrtis bisa meraih gelar juara umum.
Sebelumnya, Andi Herman menyebutkan Indonesia menargetkan bisa meraih gelar juara umum untuk sekaligus mempertahankan atas prestasi yang diraih Indonesia pada ASEAN Paragames 2017 di Malaysia. Kala itu, Indonesia menjadi juara umum dengan mengoleksi 126 emas, 75 perak dan 50 perunggu.
Andi menjelaskan di ASEAN Paragames ke-11 tahun 2022 ini, Indonesia menargetkan bisa meraih 104 medali emas untuk mengamankan gelar juara umumnya. Untuk mendukung pencapai prestasi itu, lanjutnya, Indonesia menerjunkan 539 atlet dengan mengikuti 14 cabang olahraga.
Dia berharap cabang olahraga unggulan, seperti atletik dan renang bisa menjadi lumbung bagi kontingan Indonesia untuk mendulan pundi-pundi medali. “Saya optimistis, di cabang olahraga atletik dan renang, atlet kita masih bisa diandalkan untuk menyumbangkan banyak medali. Beberapa cabor lain tetap kami harapkan jufga untuk menyabet emas, seperti cabor bulutangkis dan tenis meja,” ujarnya.
Soal saingan terberat Indonesia dalam perburuan medali emas, Andi Herman menyebut Thailand. Kontingen negara Gajah Putih ini selalu menjadi saingan berat Indonesia dalam memperebutkan gelar juara umum. Bahkan, sebelumnya Thailand selalu merajai gelar juara umum selama event olahraga akbar khusus atlet disabilitas ini dipertandingkan di tingkat Asia Tengggara. (is)



















