Wali Kota Semarang Ingatkan Pengelola Tempat Wisata Taat Prokes

SEMARANG (Awal.id) – Jelang libur lebaran Idul Fitri 2022, pengelola tempat wisata diimbau untuk taat Protokol Kesehatan (Prokes). Hal ini seiring adanya pelonggaran mudik lebaran, yang juga akan berdampak pada sektor pariwisata yang sempat sepi selama dua tahun terakhir.
Sejumlah tempat pariwisata sudah mulai bersiap untuk menyambut wisata saat libur lebaran nanti, dan diprediksi jumlah wisatawan juga akan meningkat dibandingkan lebaran tahun sebelumnya.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan pengelola tempat wisata untuk taat terhadap Protokol Kesehatan (Prokes), termasuk tetap menerapkan aplikasi peduli lindungi di pintu masuk pengunjung.
“Peduli Lindungi menjadi sebuah syarat buat tempat hiburan untuk menerima tamu, khususnya para pemudik. Jadi satu, memastikan mereka lengkap vaksinnya, agar bisa terjamin kesehatannya,” kata dia.
Random sampling akan dilakukan di tempat wisata Ketika libur lebaran. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19, khususnya di wilayah kota Semarang.
“Kami sudah sampaikan ke temen temen untuk tetap lakukan sosialisasi prokes. Termasuk random sampling yang akan tetap dilakukan oleh petugas di tempat wisata,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Semarang Zoo, Khoirul Awaludin mengatakan, berbagai kesiapan dilakukan oleh pihak pengelola. Khususnya fasilitas sarana dan prasarana pendukung prokes. Selain itu pembatasan jumlah pengunjung akan dilakukan, sehingga nantinya petugas akan mengatur jumlah pengujung yang masuk ataupun keluar agar tidak terjadi kerumunan.
“Jadi ini kita lagi menyiapkan banyak hal termasuk fasilitas umum untuk penunjang prokes di Semarang Zoo. Kita lagi progres semuanya untuk di libur lebaran. Termasuk jika ada lonjakan pengunjung, tidak muncul klaster baru. Dengan adanya perwal kemarin, kita tetap membatasi pengunjung sesuai aturan yang ada,” ujar dia. (Red)



















