Tol Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik Tujuan Sumatera

Kepadatan lalu lintas mulai terlihat di beberapa ruas jalan, termasuk di gerbang tol Merak maupun pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni.

JAKARTA (Awal.id) – Memasuki H-9 Lebaran yang bertepatan dengan akhir pekan, suasana di arus penyeberangan Merak-Bakauheni didominasi mobil pribadi dan truk logistik. Hal itu membuktikan mulai adanya pergerakan pemudik jalur darat dari Jawa melalui Pelabuhan Merak Banten tujuan Sumatera melalui Pelabuhaan Bakaheuni Lampung, yang menggunakan kendaraan pribadi maupun truk logistik.

Tidak hanya di pelabuhan penyeberangan, kepadatan lalu lintas juga tampak di ruas-ruas tol yang menuju Pelabuhan Merak, Banten. Apalagi pada Minggu (24/4) kemarin, ruas jalan tol menuju pelabuhan sudah mulai tersendat.

Arus mudik Lebaran 2022 diprediksi akan mencapai puncaknya pada 29-30 April mendatang. Sementara arus balik diprediksi akan terjadi pada 4-5 Mei 2022.

Baca Juga:  PT KAI Buka Rekrutmen untuk Operasional dan Kondektur

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, suasana padat lalu lintas di ruas tol menuju Pelabuhan Merak, Banten, terlihat sejak Minggu (24/4) siang.

“Dalam pantauan Command Center, terpantau pula terdapat ruas jalan tersendat di sekitar Pelabuhan Merak,” ujar Dedi dalam keterangan persnya.

Dedi menyatakan bahwa Polri memiliki Command Centre yang memantau pergerakan arus mudik. Pantauan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2022 yang merupakan bagian dari pengamanan arus mudik.

Menurut Dedi, jalur tol Trans Jawa dan Trans Sumatera relatif lancar. Tak ada kemacetan yang berarti. “Situasi jalan tol di Palembang sampai di Probolinggo Jawa Timur pada Minggu 24 April 2022 pukul 10.38 WIB dalam keadaan lancar,” kata Dedi.

Baca Juga:  8,7 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin

Polri sudah mengantisipasi jika di beberapa ruas jalan terjadi kemacetan. Misalnya lewat pengaturan rekayasa lalu lintas dalam bentuk sistem satu arah, ganjil-genap, dan contra flow  atau sistem satu arah, untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur Tol Trans Jawa saat arus mudik Lebaran 2022.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak risau, karena petugas kepolisian dipastikan selalu siaga di lapangan untuk segera melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik yang mengalami kemacetan ataupun kepadatan.

“Anggota pos pengamanan telah ter-plotting dan mengatur kelancaran arus. Kepolisian berusaha untuk mewujudkan mudik yang aman dan sehat pada tahun ini bagi masyarakat,” kata dia.

Baca Juga:  Mahfud MD Jamin Kasus Transaksi Janggal Rp 349 Triliun di Kemenkeu Tetap Berjalan

Pengaturan lalu lintas arus mudik itu dibantu dengan berbagai sarana dan prasarana, seperti kendaraan strategis, traffic lock, dan Pertamina Delivery Service (PDS), mobil derek, ambulans, dan bengkel darurat.

Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat untuk tak terpaku menggunakan tol Trans Jawa. Dia meminta masyarakat juga menggunakan jalur-jalur alternatif agar kepadatan kendaraan bisa terurai.

“Selain menggunakan jalur tol, tentunya saya minta dalam kesempatan ini masyarakat bisa menggunakan jalur alternatif, seperti jalur pantura (pantai utara) dan jalur pantai selatan, sehingga dapat mengurangi beban jalan tol,” ujar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (Cip)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *