Walikota Semarang Bersama Bupati Grobogan dan Demak Bahas Pariwisata

SEMARANG (Awal.id)  – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi,  Bupati Grobogan Sri Sumarni dan, Bupati Demak berkumpul di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (15/3). Ketiganya membahas dan mendiskusikan tentang pariwisata di wilayahnya.

Obrolan tersebut disiarkan secara langsung di sejumlah radio dan akun Youtube Dinas Komunikasi dan Informatikan masing-masing daerah (Kota Semarang, Demak dan, Grobogan). Obrolan itu mengambil tema Sinergi Pariwisata Daerah dalam Rangka Akselerasi Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan. Acara dipandu dari Disbudpar Kota Semarang, Adhe Bakti Ariawan dan perwakilan Dewan Pers, Jayanto Arus Adi.

Baca Juga:  Jerinx SID Akhirnya Nurut Mau Disuntik Vaksin Covid-19

Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi dalam diskusi tersebut, mengundang Grobogan dan Demak untuk hadir dalam agenda Semarang Night Carnival pada 28 Maret 2022.

“Semarang Night Carnival sebelum pandemi dulu ada delegasi dari luar negeri. Tahun lalu, karena masih pandemi SNC dilakukan secara hybrid, gabungan online dan offline. Yang 28 Maret nanti, diselenggarakan offline tapi terbatas. Delegasi Grobogan dan Demak harus ikut untuk tampil di SNC,” kata Hendi.

Baca Juga:  Ini Profil dan Kekayaan Nurdin Abdullah, Gubernur Sulsel yang Ditangkap KPK

Menurut Hendi, dengan potensi masing-masing daerah yang disinergikan, maka sudah tentu akan membuat masyarakat lebih baik dan sejahtera.

“Misal dari Demak setelah ziarah ke Sunan Kalijaga, kemudian bisa ke Ki Ageng Selo,” kata Hendi.

Sementara itu, Sri Sumarni mengatakan, kerjasama antardaerah itu diharapkan bisa segera mengurangi dampak pandemi.

“Dengan kerjasama yang baik, diharapkan bisa segera memulihkan perekonomian di daerah masing-masing,” kata Bupati Sri.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat 700 Persen, Wali Kota Semarang Tutup Sementara Tempat Hiburan

Sri menerangkan, untuk pariwisata, selama ini telah ada paket wisata kereta api dari Kota Semarang turun di Stasiun Ngrombo, Grobogan.

“Terus ke Candi Joglo menikmati kuliner. Di Grobogan ini ada nasi becek, pecel gambringan, nasi pencok dan sweke,” kata Bupati.(red)

 

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *