Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Identitas Mayat Perempuan di Pudak Payung

Kombes Pol Djuhandani dan Dr Hastry menunjukan foto korban diduga pembunuhan
Kombes Pol Djuhandani dan Dr Hastry menunjukan foto korban diduga pembunuhan

SEMARANG (Awal.id) – Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap identitas penemuan mayat perempuan diduga korban pembunuhan di area perkebunan bawah jembatan Tol Semarang – Bawen Km 425, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik pada Minggu (13/3) lalu.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menjelaskan setelah melakukan identifikasi terungkap bahwa mayat perempuan tersebut berasal dari Sleman, Yogyakarta.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tadi malam identitas mayat perempuan tersebut bernama Swetha KGS (33), warga Mlati, Sleman, Yogyakarta. Korban bekerja sebagai tenaga kesehatan di salah satu Rumah Sakit di Sleman,” ungkap Djuhandani didampingi Kabid Dokkes Polda Jawa Tengah Kombes Sumy Hastri Purwanti di depan kamar jenazah, RSUP Dr Kariadi Semarang, Rabu (16/3).

Baca Juga:  Dukung Pelayanan Cepat, PT Cargill Hibahkan Mobil Ambulance untuk RS dr H Suwondo Kendal

Terungkapnya identitas yang diduga korban pembunuhan tersebut, lanjut Djuhandani, usai dilakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) kemudian memeriksa properti yang dipakai korban, akhirnya melalui Tim Subdit 3 Jatanras dan Dokkes Polda Jateng berhasil menemukan identitas korban.

“Setelah dilakukan identifikasi bukti-bukti dari mulai jilbab, pakaian dan perhiasan kemudian kita kroscek kepada keluarga ternyata memang benar itu adalah korban. Dari keterangan ibu korban, jilbab yang dipakainya adalah pemberian dari ibu korban,” beber Djuhandani

Baca Juga:  Cegah Kekerasan dan Perundungan Anak, Ganjar Luncurkan Aplikasi Jogo Konco 

Djuhandani menandaskan identifikasi ini belum selesai dan akan terus dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna menemukan pelaku pembunuhan korban. Berdasarkan hasil yang sudah dilaksanakan memang terdapat berbagai tanda-tanda kekerasan terhadap mayat tersebut.

“Kami mohon doa restunya, semoga pelaku pembunuhan tersebut segera tertangkap. Dan kami berjanji, sampai lubang semut pun akan tetap kami kejar pelakunya,” tegas Djuhandani. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *