Tanggap Bencana Peduli Semeru 2022, 30 Mahasiswa KKN Undip Disambut Baik oleh Wakil Bupati Lumajang

LUMAJANG (Awal.id) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana Undip Peduli Semeru 2022 diterima oleh Ibu Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperawati MSi di Kantor Pemerintahan Kabupaten Lumajang, Senin (31/1).

Wakil Bupati didampingi oleh Ketua Bappeda dan Rektor Universitas Lumajang beserta jajarannya. KKN ini secara resmi dimulai dari tanggal 31 Januari 2022 hingga 14 Maret 2022 yang fokus di desa Sumberwuluh dan Sumbermujur.

Rombongan Universitas Diponegoro didampingi oleh Wakil Ketua LPPM bidang penelitian Prof Dr Agus Subagio SSi MSi, Wakil Ketua LPPM dibidang pengabdian masyarakat Prof Dr Rahayu SH MHum, Sekretaris Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata(P2KKN) Kurniawan Teguh Martono ST MT dan sejumlah Dosen KKN.

Baca Juga:  CdM Paralimpiade 2024 Paris Reda Manthovani Beri Suntikan Motivasi ke Atlet Pelatnas NPC Solo

KKN ini diawali dengan perekrutan mahasiswa KKN yang berasal dari lintas fakultas dan program studi, diutamakan yang memiliki kecakapan terkait dengan bencana seperti mahasiswa Menwa, Wapeala, KSR, maupun Pramuka, namun tidak menutup untuk mahasiswa lainnya.

Seleksi KKN ini diikuti oleh 91 mahasiswa melalui serangkaian tes mulai dari tes wawancara dan juga tes kesehatan yang bersifat mutlak, sehingga diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan dalam kondisi prima. Hasil seleksi menyatakan hanya 30 mahasiswa yang lolos untuk diterjunkan pada KKN ini.

Baca Juga:  Klaster Keluarga Bermunculan, Tempat Isolasi dan Rumah Sakit Diminta Standby

Pada kesempatan ini Prof Dr Rahayu menyampaikan Undip sangat memperhatikan kondisi Semeru dan keselamatan mahasiswa, sehingga penerjunan KKN baru dilakukan sekarang ini, diharapkan mahasiswa KKN dapat berkontribusi nyata dalam penanganan pasca bencana Semeru.

KKN ini disambut dengan hangat oleh Ibu Ir Hj Indah Amperawati MSi beserta jajarannya serta menyatakan bahwa momentum waktu yang dipilih oleh Undip sangat tepat mengingat fokus pasca bencana untuk mendorong program pemerintah beserta Kementrian PU agar warga terdampak segera berpindah ke lokasi hunian sementara dan hunian tetap membutuhkan sentuhan mahasiswa.

Baca Juga:  Peneliti dari 9 Negara Ikuti “1st ICTECA 2023” USM

Bappeda Kabupaten Lumajang berharap Undip dapat mengambil peranan yang belum tersentuh oleh program KKN Universitas lainnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *