Dengan Tangan Terbalut Perban, Gubernur Ganjar Putuskan Tetap Ngantor

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, hari Senin (7/2) ini memutuskan tetap masuk kantor dan bertugas, meski dengan kondisi tangan cedera usai terjatuh dari sepeda dan menjalani operasi di RSUP dr Kariadi Semarang, Minggu (6/2) pagi kemarin.
Sebelum bertugas, Ganjar mengenakan baju dinas dari ruang perawatan. Tangan kanannya tetap berbalut perban elastis warna cokelat. Ganjar kemudian berkeliling mengecek RSUP dr Kariadi Semarang.
Dari informasi yang diperoleh, sebelum ke kantor gubernuran di Jalan Pahlawan, Ganjar sempat berkeliling memantau penanganan Covid-19 di rumah sakit milik Pemprov itu.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemprov Jawa Tengah, Agung Kristiyanto membenarkan Ganjar langsung bertugas hari ini dan tidak ada agenda yang dibatalkan.

Ganjar mengalami insiden kecelakaan ketika hendak melakukan pemantauan di Kota Semarang sekaligus gowes. Ia terjatuh dari sepedanya Minggu (6/2) pagi di Jalan Jenderal Sudirman depan belokan Kokrosono.Ganjar langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk dilakukan operasi karena mengalami cedera di tangan kanan.
Agenda Ganjar hari ini antara lain menerima audiensi DPD RI di ruang rapat Gedung B lantai 5. Kepada awak media yang mencegatnya, Ganjar sempat memberi statemen soal kondisinya.
“Teman-teman semua, terimakasih doa dan supportnya ya. Maaf belum bisa balas satu satu. Benar bahwa saya kemarin jatuh dan harus operasi karena ada satu tulang yang patah. Tapi karena kayaknya sudah bisa kerja maka pagi ini saya putuskan langsung ngantor saja daripada rebahan di rumah sakit. Yang penting tetep semangat lah ya,” katanya. (is)




















