3 Purnawirawan Laksamana Diperiksa Jampidsus Kejagung
JAKARTA (Awal.id) – Tiga purnawirawan laksamana diperiksa Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Senin (7/2). Mereka diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2015 s/d 2021.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, ketiga saksi yang diperiksa, yakni Laksamana Madya TNI (Purn) AP, Laksamana Muda TNI (Purn) Ir L MSc dan Laksamana Pertama TNI (Purn) L.
Leonard menjelaskan Laksamana Madya TNI (Purn) AP merupakan mantan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI.
“Saksi AP diperiksa terkait proses penyelamatan slot orbit 123° Bujur Timur (BT), keikutsertaan dalam Operator Review Meeting (ORM XVII Pertama dan Kedua) di London, serta Kontrak Sewa Satelit Floater dengan Avanti Communication Limited,” ujarnya.
Sedangkan Laksamana Muda TNI (Purn) Ir L MSc, mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI, lanjut Leonard, dimintai keterangannya seputar proses penyelamatan slot orbit 123° Bujur Timur (BT), khusus Kontrak Pengadaan Satelit L-Band dengan Air Bus, pengadaan Ground Segment dengan Navayo maupun Jasan Konsultasi dengan Hogen Lovells, Détente, dan Telesat.
Sementara untuk Laksamana Pertama TNI (Purn) L, mantan Kepala Pusat Pengadaan pada Badan Sarana Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI, lanjutnya, dicerca pertanyaan soal proses penyelamatan slot orbit 123° Bujur Timur (BT), khusus Kontrak Pengadaan Satelit L-Band dengan Air Bus, pengadaan Ground Segment dengan Navayo maupun Jasan Konsultasi dengan Hogen Lovells, Détente, dan Telesat.
Leonard mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2015 – 2021.
Dia menambahkan pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M. (*)




















