Polda Jateng Lanjutkan Vaksinasi Anak Merdeka, Wali Murid Beri Apresiasi
SEMARANG (Awal.id) – Polda Jateng melanjutkan program Vaksinasi Anak Merdeka dengan jumlah 495 siswa, di SDN Jomblang 5, Candisari, Kota Semarang, Selasa (11/1).
Hal tersebut dilakukan guna mempercepat akselerasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan dengan sistem jemput bola.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyempatkan diri untuk meninjau langsung kegiatan tersebut. Orang pertama di jajaran Polda Jateng itu sempat berinteraksi secara langsung dengan siswa yang antre vaksinasi.
“Berani nggak divaksin? Harus berani donk, nggak sakit kok. Kan biar sehat, ya kan?,” papar Luthfi saat berinteraksi dengan anak-anak dan dijawab anggukan polos para siswa.
Menurut Luthfi, upaya pemerintah dalam mengakselerasi program Vaksinasi Merdeka Anak juga turut mendapat dukungan dari pihak orang tua/wali murid.

Saat ditanyai mengenai tanggapan atas dilakukan giat vaksinasi bagi putra-putrinya, semuanya memberikan respon positif.
“Sangat membantu dengan adanya vaksinasi jemput bola seperti ini. Anak saya juga tidak takut saat disuntik saat menjalani vaksinasi,” papar salah satu wali murid saat ditanyai Luthfi.
Selain itu, Kapolri juga memimpin giat Vaksinasi Merdeka Anak melalui virtual dari Graha Wangsa, Lampung. Dia menegaskan pada jajaran untuk terus mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi di masing-masing daerah.
Dalam kegiatan tesebut, Luthfi menjelaskan terkait hasil dan target vaksinasi di Provinsi Jawa Tengah kepada Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo.
“Terkait akselerasi vaksin anak usia 6-11 tahun di wilayah Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 38,2 persen. Target kami dalam satu minggu kedepan bisa lebih dari 70 persen, sehingga target 100 persen diupayakan tercapai dalam waktu 2 minggu,” papar Luthfi di hadapan Kapolri melalui virtual. (is)



















