DPU PR dan Dinas Lingkungan Hidup Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Kendal

KENDAL (Awal.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) dan Dinas Lingkungan Hidup bersama Kecamatan Kota Kendal membersihkan tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan Kali Kendal, tepatnya di depan Masjid Agung Kendal, Rabu (1/12).

Kepala DPU PR Kabupaten Kendal Sugiono mengatakan, tumpukan sampah yang berada di sungai dekat Masjid belum lama ini menyebabkan banjir.

Akibat terjangan banjir tersebut, sebanyak 22 pintu  air di sekitar sungai di wilayah Kendal kota mengalami kerusakan. Selain itu, luapan air juga membawa material banjir yang membuat tingkat sedimentasi sungan menjadi semakin tinggi. Apalagi, dalam empat tahun terakhir ini, sedimentasi di sungai-sungai Kabupaten belum pernah dilakukan pengerukan.

Baca Juga:  Dihadiri 33 Uskup se-Indonesia, Pentabhisan Uskup Pertama Asli Papua Disambut Suka Cita

“Ada 22 pintu air yang berada di empat kelurahan, yaitu Kelurahan Pegulon, Petukangan, Pekauman dan Ngilir, mengalami kerusakan dan saat ini sudah diperbaiki,” jelas Sugiono.

Petugas gabungan dari DPU PR dan Dinas Lingkungan Hidup, kemarin, terlihat sibuk untuk mengurai tumpukan sampah yang memenuhi Kali Kendal. Sejumlah potongan bambu, sampah rumah tangga dan kayu-kayu besat terlihat menghalangi laju air, sehingga harus diangkat ke atas secara perlahan-lahan.

Baca Juga:  400 Guru Terima Bantuan Hibah Keagamaan

“Sudah empat tahun tidak ada pengerukan atau normalisasi sungai. Akibat pendangkalan sungai, dan tingginya debit air banjir, membuat sungai tidak mampu menampung air limpahan dari atas, sehingga meluap,” jelasnya.

Sementara Camat Kendal Kota, Arsiati Rosyada menjelaskan banjir beberapa hari lalu memang cukup tinggi, lantaran mendapat kiriman air dari wilayah Kendal bagian atas.

Arsiati mengaku pihaknya sudah mengimbau warganya untuk tidak buang sampah sembarangan. Saat membersihkan Kali Kendal, dia menjumpai ada kasur yang sengaja dibuang ke sungai.

Baca Juga:  Indonesia Butuh Banyak Ahli Kebijakan Publik

“Saat banjir kemarin, Kasur yang basah itu menyumbat aluran air, sehingga sungai meluap,” ujar Rosyida. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *