Aktivis HMI Salatiga Juara Lomba Orasi Polda Jateng
SEMARANG (Awal.id) – Polda Jateng dalam peringati hari Hak Asasi Manusia (HAM) mengadakan lomba orasi yang diikuti aktivis dari berbagai kalangan di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Pratisara Wirya Polrestabes Semarang, Kamis (2/11).
Dalam lomba tersebut dihadiri 15 peserta dan telah mendaftar secara online sejak pertengahan November lalu.
Pada puncak seleksi, tiga orang tampil di final untuk menjadi yang terbaik. Nantinya, ketiga peserta tersebut diseleksi kembali menjadi satu peserta untuk dilombakan di tingkat Mabes Polri.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan Polda Jateng melaksanakan lomba orasi aksi unjuk rasa piala Kapolri 2021. Dalam tingkat jateng sendiri terdapat 15 peserta yang mendaftar.
“15 peserta tersebut mendaftarkan mengirimkan melalui video. Dari 15 peserta tersebut diseleksi menjadi 3 peserta untuk dilombakan secara live di lapangan Polrestabes Semarang,” papar Iqbal usai kegiatan.
Menurut Iqbal, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional pada 10 Desember 2021. Sedangkan lomba orasi tersebut bertujuan untuk memberikan wadah mahasiswa dan ruang masyarakat umum untuk menyampaikan aspirasi.
Nantinya, lanjut Iqbal, setiap peserta yang dikirim setiap Polda akan diseleksi kembali menjadi 10 peserta dan melakukan orasi secara live di lapangan Bhayangkara Mabes Polri.
“Karena memperingati hari HAM, jadi tema yang diangkat dalam lomba ini adalah tentang HAM. Pemenang di lomba ini nantinya akan mewakili Polda Jateng untuk mengikuti skala nasional di Mabes Polri,” ujarnya.
Iqbal memaparkan tiga peserta terbaik yang dilombakan di lapangan Polrestabes Semarang adalah Aliansi Peduli Guru Honorer (Sipeguh), Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Salatiga, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
“Dalam lomba tersebut, kami memvisualisasikan kondisi lomba seperti saat unjuk rasa yang sebenarnya. Kami melibatkan personel Sabhara untuk bertugas “seolah-olah” mengamankan unjuk rasa,” ujar Iqbal.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Polri siap mengawal masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya. Namun Pihaknya juga mengimbau dalam penyampaiannya harus tetap beretika serta mematuhi kaidah hukum yang berlaku saat melakukan unjuk rasa. (is)




















