Gelar Saka Milenial 2021, 988 Peserta dari 17 Provinsi Ikuti Upacara Penutupan Secara Virtual
SEMARANG (Awal.id) – Gelar Saka Milenial (GSM) 2021 yang diselenggarakan Kwarda Jawa Tengah selama 16 hari dengan tema “Bergerak dan Berbakti Tanpa Henti” resmi ditutup. Upacara penutupan kegiatan dilaksanakan secara online melalui zoom, Senin (1/11).
Sejak dimulainya GSM 2021 tanggal 15 Oktober tercatat hingga akhir penutupan, peserta berjumlah 988 orang dari 17 provinsi di Indonesia. “Antusias peserta GSM begitu besar. Artinya kita benar-benar mengenalkan saka milenial yang sudah 2 tahun berdiri ini,” ungkap Hernowo Budi Luhur, Waka Bina muda Kwarda Jateng, selaku mewakili Kwartir Jateng.
“Banyak sekali kegiatan dalam GSM, dengan menghadirkan para narasumber skala nasional maupun daerah, dan ini sejalan terbentuknya satuan karya (Saka) milenial yang tidak hanya dilihat dari sisi umur seseorang, akan tetapi kecakapan mitra inovasi dan literasi teknologi informatika,” imbuh Hernowo.
Ketua Pinsaka Milenial Kwarda Jateng, Agung Hikmati menyampaikan, ucapan terima kasih kepada KPCPEN, Siberkreasi, Keminfo, Yayasan sejiwa, Riena Ratnaningrum selaku Kamabinsaka milenial, Kepala Diskominfo se-Kabupaten/Kota selaku Kamabinsaka Kwartir cabang dan pihak lainnya.
“Semoga gelar saka milenial ke-3 di tahun 2022 lebih baik, semakin meriah, semakin banyak yang mengikuti,” tandas Agung saat upacara penutupan GSM 2021.
Di akhir upacara penutupan, Wakil Ketua PIN Saka Milenial Kwarda Jateng, Sukma Wahyu Wardono, mengumumkan 10 orang yang terpilih menjadi peserta terbaik, dan 3 peserta dengan nilai atau poin tertinggi akan mendapatkan hadiah.
“Pemilihan 10 orang ini berdasarkan penilaian pengumpulan tugas pada dashboard dan setiap tugas ada nilainya,” tandas Ardho sapaan akrab Sukma Wahyu Wardono.
Peserta terbaik pertama mendapatkan hadiah uang senilai 2 juta rupiah, yaitu M Hidayatullah, terbaik kedua Titis mendapatkan hadiah uang senilai 1 juta rupiah, dan terbaik ketiga Nina mendapatkan hadiah uang senilai 500 ribu rupiah
“Harapannya dari 10 orang peserta terbaik, menjadi duta saka milenial 2021, agar bisa meliterasi Jawa Tengah, dan life skill digital bisa digunakan dalam survive dalam dunia kerja ataupun keseharian,” imbuh Ardho. (is)




















