Ada Klaster PTM, Gubernur Ganjar Perintahkan Langsung Tutup

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, didampingi Wagub Taj Yasin memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, didampingi Wagub Taj Yasin memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11)

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Kota Semarang. Hal itu lantaran ditemukan kasus penularan Covid-19 di sekolah.

“Ada, tiap sekolah ada (Satgas Covid-19). Pokoknya SOP-nya ditutup kayak yang di Solo itu. Langsung tutup dua minggu, terus dievaluasi,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11).

Baca Juga:  Jelang Libur Nataru, Polda Jateng Siapkan 76 Pos Pengamanan di Kawasan Wisata

Ganjar menegaskan bahwa dari kejadian tersebut pentingnya untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Dan, setiap sekolahan harus memiliki Satgas Covid-19 yang bertanggung jawab untuk memantau terus-menerus pelaksanaan PTM, serta evaluasi.

“Itu yang saya katakan tadi harus disiplin. Ya mereka bisa ketularan meskipun data yang masuk ke kita mereka tanpa gejala. Maka SOP-nya satu pokoknya ditutup dan setiap sekolah harus punya Satgas Covid-19 yang memantau terus menerus, dan kita evaluasi pasti,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pengurus PWI Jateng Ziarah ke Makam Almarhum Sutrisna

Ganjar meminta siswa maupun guru yang dinyatakan positif Covid-9 untuk diberi perawatan. Selain itu, harus dilakukan tracing dan testing terhadap sekolah yang bersangkutan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *