Ada Klaster PTM, Gubernur Ganjar Perintahkan Langsung Tutup

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, didampingi Wagub Taj Yasin memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, didampingi Wagub Taj Yasin memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11)

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Kota Semarang. Hal itu lantaran ditemukan kasus penularan Covid-19 di sekolah.

“Ada, tiap sekolah ada (Satgas Covid-19). Pokoknya SOP-nya ditutup kayak yang di Solo itu. Langsung tutup dua minggu, terus dievaluasi,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat lantai 2 Gedung A, Senin (1/11).

Baca Juga:  Jalin Keberagamaan, Pj Gubernur Jateng Berangkatkan 250 Personel ke Ajang Pesperani

Ganjar menegaskan bahwa dari kejadian tersebut pentingnya untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Dan, setiap sekolahan harus memiliki Satgas Covid-19 yang bertanggung jawab untuk memantau terus-menerus pelaksanaan PTM, serta evaluasi.

“Itu yang saya katakan tadi harus disiplin. Ya mereka bisa ketularan meskipun data yang masuk ke kita mereka tanpa gejala. Maka SOP-nya satu pokoknya ditutup dan setiap sekolah harus punya Satgas Covid-19 yang memantau terus menerus, dan kita evaluasi pasti,” lanjutnya.

Baca Juga:  Waktu Tempuh KA Argo Bromo Anggrek Lebih Cepat

Ganjar meminta siswa maupun guru yang dinyatakan positif Covid-9 untuk diberi perawatan. Selain itu, harus dilakukan tracing dan testing terhadap sekolah yang bersangkutan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *