Peringati HSN, Bupati Dico Minta Pondok Pesantren Punya Produk UMKM Unggulan 

KENDAL (Awal.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggelar Gema Sholawat Akbar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H dan Hari Santri Nasional ke-7 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (21/10) malam. 

Gema Akbar digelar secara sederhana dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Forkopimda Kendal, para kyai pengasuh pondok pesantren dan para santri.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, karena kondisi masih pandemi Covid-19, maka peringatan Hari Santri Nasional tahun ini tidak bisa digelar secara besar-besaran, yang penting semangatnya untuk terus berkreativitas.

Bupati berharap, santri bisa terlibat dalam berkontribusi pembangunan di Kabupaten Kendal.

Baca Juga:  Sekian Lama Vacum, Mobkas Kendal Gelar Silaturahmi dan Bantuan Sosial

“Saya berharap agar santri bisa meningkatkan produk UMKM dengan produk mereka sendiri,” katanya.

Dikatakannya, UMKM di pondok pesantren bisa berjalan dengan baik, sehingga tiap pondok memiliki produk unggulan atau one pondok one product. 

Menututnya, ekonomi kreatif juga harus dihidupkan, supaya santri di Kendal bisa lebih baik dari sumber daya manusia dan terlibat dalam pembangunan di Kabupaten Kendal.

“Kami akan mendorong agar pondok pesantren memiliki produk yang bisa dipasarkan untuk umum. Ke depan dari pondok pesantren juga melahirkan banyak lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Baca Juga:  Terus Bergerak, PLN UIP JBT Tuntaskan Lagi Dua Proyek Baru

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kendal, KH Asroie Thohir, diharapkan agar santri selalu mengikuti perkembangan zaman, kaitannya dengan teknologi informatika yang luar biasa.

Jika santri tidak bisa memanfaatkan teknologi informatika, maka sebaran ajaran nilai-nilai agama Islam yang sangat luhur tidak bisa maksimal.

Namun, jika santri menguasai teknologi informatika, maka penyebaran nilai-nilai luhur agama bisa menjadi lebih maksimal. Terutama anak-anak milenial yang sangat akrab dengan teknologi informatika, maka jika tidak digunakan, dikhawatirkan kaum milenial akan mengakses konten yang tidak-tidak.

“Alhamdulillah para pengelola pondok pesantren, saya lihat para santri sudah mulai semangat ingin bangkit sesuai dengan eranya, maka kami pun mem-backup semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Walubi Gelar Baksoskes, Gubernur Ganjar Berharap Masyarakat Teredukasi Gaya Hidup Sehat

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ke-7 di Kabupaten Kendal digelar berbagai lomba, di antaranya lomba pondok pesantren sehat, lomba qiroatul qutub, kaligrafi, muhafadhoh, kreanova, modernisasi musik religi, dan one pondok one product. 

Pada puncak peringatan Hari Santri akan dilakukan Upacara Hari Santri di pondok Sabilurrasyad. Selanjutnya Bupati Kendal bersama Forkopimda akan melakukan ziarah ke Makam Wali Gembyang, Kyai Guru dan Sunan Abinawa. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *